Jadwal Shalat

Statistik

Posted by & filed under . | 24,639 views

Bismillahirrahmanirrahim

Assalamu’ alaikum wr.wb.

 

Pengunjung warungustad.com yang terhormat, sesuai dengan saran beberapa orang yang sudah melihat situs ini, dan memang sudah menjadi rencana kami ke depannya. Kami membuka forum konsultasi atau Tanya-Jawab seputar masalah keislaman, baik Aqidah, Fiqh, Hadis, Sirah dst.

Pertanyaan akan dihimpun dan dijawab. Jawabannya juga berbentuk vidio singkat, Namun karena faktor waktu, kami akan menayangkan/upload jawabannya seminggu 2x, hari Ahad dan hari Rabu.

Kami berharap, pertanyaannya realistis dan tidak mengada-ada, atau hal yang menjadi fitnah dan permusuhan serta kedengkian. Situs ini dimaksudkan untuk mencerdaskan ummat, mengajak mereka bersatu wa ta’awanu ala al-birri wa al-taqwa. dan watawasau bi al-haqqi watawasau bi al-sobri.

 

Semoga Bermanfaat adanya.

Wassalam

DR. Ahmad Lutfi Fathullah, MA

447 Responses to “Tanya-Jawab”

Berikan komentar

  • (will not be published)

  1. Gordon Sinaga

    Assalamualaikum saudara seimanku,,

    Terima Kasih atas pencerahan mengenai sholat didalam kabaah dan tidak ada dalilnya adzan untuk orang meninggal..
    Mohon pencerahaannya mengenai pertanyaan saya ini..: Apakah merayakan Ulang Tahun ada anjurannya di Al-Quran dan Hadist?

    Many Thanks.

    Reply
  2. nn

    assalamualaikum pak ustadz,
    sudah sekitar 2 tahun saya enderita sakit waswas, mulai dari masalah nazar, mandi besar, sholat, wudu,puasa dan saat ini saya mengalami waswas masalah iman, saya sudah berkhitiar berobat dsb. saya selalu merasa ketakutan. .
    yg ingin saya tanyakan.
    1. ada bisikan2 di dalam diri saya mengenai agama atau mengenai Allah, lalu saya selalu istigfar dan selalu syahadat setiap beberapa menit, karena bisikan2 dan fikiran2 itu sepanjang hari saya alami, dan setiap hari saya selalu melawan bisikan2 itu, setiap sebelu tidur saya selalu zikir dan baca syahadah, saya selalu mengerjakan sholat, puasa, dan rukun2 islam yang saya jalankan, apakah hal tersebut cukup untuk meyakinkan hati saya bahwa saya masih islam, karena saya pernah mendengar ada murtad yg melalui perkataan. oleh karena itu setiap bisikan dan fikiran datang, saya selalu istigfar dan syahadat sendirian. cukupkah dan sah kah selalu syahadat sendirian? . 2. bolehkah saya mengabaikan fikiran2 dan bisikan yang datang ke dalam diri saya,karena jika selalu difikirkan semakin menjadi2, kadang saya berkumpul dengan teman2 saya, namun saya sendiri sibuk dengan fikiran saya walaupun di keraimaian. saya juga mohon di beri tips tis atau amalan2 doa.trimakash.

    Reply
    • Ridwan pkh

      Wa alaikumu salam
      Kemugkinan besar saudara diganggu makhluk halus atau jin. Penyebab gangguan mungkin juga anda mengamalkan suatu amalan tanpa ijazah dari guru. Saran saya, jika memang betul demikian, sebaiknya anda berkonsultasi kepada ahli ruqyah syar’iyah.
      Untuk sementara ini, anda bisa membaca ayat-ayat perlindungan seperti ayat kursi, 5 ayat pertama al baqarah, al fatihah, Al ikhlas, al falaq dan an nas. Boleh juga anda tambah dengan shalawat kepada Rasulullah SAW.
      Wallahu a’lam.

      Reply
  3. aldian

    Assallamualaikum Pak ustad saya Mau tnya kalau anak yatim atau kaum dhuafa wajib bayar zakat atau tidak ?

    Reply
    • Ridwan pkh

      Wa alaikumus salam.
      Anak yatim yang mampu wajib zakat. Jika kaum dhua’afa sudah mampu karena ia menerima zakat dari orang lain, maka sudah wajib hukumnya.
      Wallahu a’lam

      Reply
  4. prabowo

    Assalamu’alaikim Ustadz

    Saya mau Tanya tentang shalat tahajud,
    Saya pernah Tanya dengan teman saya di Jeddah,Saudi Arabia bahwa teman saya bilang shalat tahajud min 2 tahajud,2 tahajud,2 shalat shaf’a Dan 1 witr
    Dan tidak boleh mengerjakan hanya tahajud saja, harus semuanya minimal.
    Apakah itu benar Ustadz ?
    Shalat shaf’a itu spa ?
    Dan cara shalat shaf’a itu gimana ?

    Reply
    • Ridwan pkh

      Wa alaikumus salam
      Shalat tahajjud minimal 2 rakaat. Mungkin yang dimaksud shalat syaf’ah itu adalah witir 2 rakaat (genap) kemudian salam lalu ditambah satu rakaat (ganjil) witir kemudian salam.
      Wallahu a’lam

      Reply
  5. Faizal

    Assalamualaikum pa ustadz
    dulu sejak saya kelas 9 – 10 sayasering menonton video yang mengarah pada kemaksiatan yang akhirnya saya mengeluarkan cairan dari alat vital saya.saya bingung pa ustadz bagaimana cara menghentikannya.
    Beberapa bulan saya berhenti,kemudian karena tidak kuat saya lakukan lagi..hingga akhirnya saya bernadzar apabila saya lakukan itu lagi saya akan berpuasa selama 3 hari.
    karena saya tidak kuat,pd saat itu saya melakukannya 2x,yg memungkinkan saya untuk melakukan nadzar saya.
    tapi pa ustadz sekarang saya duduk di kelas 12 dan yg saya igt dan saya khawatirkan dan takutkan saya merasa setelah kejadian tsb hingga sekarang saya pernah melakukannya lagi,tetapi saya lupa saya punya nadzar
    yg ign saya tanyakan pa ustadz
    1.apakah nadzar saya itu sah??
    2.apakah nadzar saya itu berlaku seumur hidup saya??saya menyeselai perbuatan saya pa ustadz saya sangat takut dengan azab Allah
    3.karena kejadian itu sudah lama terjadi,Bagaimana apabila sepanjang perjalanan hidup saya selama ini (sekarang saya duduk di kelas 12)ada hari yg dimana hari tersebut saya pernah lakukan lagi perbuatan tercela tersebut,tetapi saya lupa akan nadzar saya..apa yg harus saya lakukan??
    saya takut sekali ustadz dengan Azab Allah

    wassalamualaikum
    trimakasih pa ustadz

    Reply
    • Ridwan pkh

      Wassal;amu alaikum.
      Nadzar anda tetap berlaku. Segeralah tunaikan nadzar anda kepada Allah dan taubatan nasuha.
      Sebaiknya anda rajin puasa sunnah dan melakukan kegiatan-kegiatan positif untuk menghindari hal-hal yang menjerumuskan.
      Wallahu a’lam

      Reply
  6. Hamba allah **

    “saya mencintaimu karena allah” maksud dari kalimat(karena allah) tersebut apa ya pak ustadz ?

    Reply
    • Ridwan pkh

      Wassalamu alaikum
      Mencintai karena Allah adalah maksudnya adalah bentuk cinyta yang tidak mengarah kepada maksiat. Perkataan tersebut harus dibuktikan dengan nyata. Contoh : tidak berpacaran dan langsung khitbah untuk menikah.
      Wallahu a’lam

      Reply
  7. dicky

    Assalamualaikum Wr.Wb
    pak ustad mau tanya, hukumnya nyukur alis tapi alisnya gak sampai habis, . . Dan kalau tak boleh dosakah itu. . . . Saya tunggu pak utd jawabannya , terimakasih
    nanti munkin tanya lagi
    wasalamualaikum.

    Reply
  8. Arief

    saya post ulang lagi, tolong di jawab.
    assalamualaikum
    Ustadz saya mau bertanya, sebelum adanya hukum nun mati, huruf hijaiyah itukan sudah ditentukan cara melafadzkannya masing-masing, begitu juga dengan huruf hijaiyah yg bertemu fathah, huruf hijaiyah yg bertemu kasroh, huruf hijaiyah yg bertemu sukun, dsb. Tapi kenapa muncul hukum nun mati lagi? pada hukum nun mati, kenapa cara melafadzkan huruf hijaiyahnya berubah? padahalkan sebelumnya sudah ditentukan cara melafadzkan huruf2 hijaiyah. Contohnya nun dan lam. huruf nun bila bertemu fathah atau bertemu sukun sudah ada lafadznya, begitu pula dengan huruf lam bila bertemu fathah atau bertemu sukun juga sudah ada lafadznya. Tapi kenapa justru pada hukum nun mati, lafadznya berubah? Bukankah Allah sudah melarang dalam Al-Qur’an untuk menghilangkan, menambahkan ataupun mengganti walaupun hanya 1 huruf saja dalam Al-Qur’an?

    Reply
    • Ridwan pkh

      Wa alaikumus salam .
      Pada prinsipnya, bacaan (qira’at) dalam al-Qur’an adalah riwayat melalui jalur talaqqi. Riwayat qiraat Al Qur’an bersifat tauqifi. Contoh : يَكًن لَهً dibaca Yakul Lahu bukan yakun lahu. Dari periwayatan qira’at semacam inilah para ulama membuat kaidah bacaan nun mati, mim mati, mad dan istilah tajwid lainnya.
      jadi tidak ada unsur penambahan atau pengurangan huruf dalam al qur’an. hal tersebut hanya pada qaidah membaca saja.
      Begitulah salah satu kehebatan Al qur’an. Membacanya perlu aturan tajwid karena bacaan Al Qur’an bersifat riwayat. Hal ini tentu berbeda dengan teks arab biasa yang bukan al-Qur’an walaupun sama-sama berbahasa arab.
      Wallahu a’lam

      Reply
      • Arief

        maaf bertanya kembali ustadz, riwayat siapakah yg ustadz maksud? dan mengenai bahasa arab, teks bahasa arab mana yg berbeda cara membacanya dengan Al-Qur’an? setau saya Al-Qur’an itu berbahasa arab, tentu cara membacanya sama dengan bahasa arab yg digunakan. jika memang riwayat yg ustadz katakan bisa menjadi acuan, bisakah ustadz jelaskan kalimat insya Allah dan kun fa yakun? karena bahasa arabnya memang begitu dari awalnya.

        Reply
  9. Gordon Sinaga

    Assalamualaikum rekan – rekan seimanku,,

    Pertama : Jika diijinkan masuk ke dalam ka’bah, berniat sholat didalamnya. Harus menghadapap kemana kiblatnya dan apa dalilnya ? Kedua : Apakah merayakan Ulang Tahun ada anjurannya di Al-Quran dan Hadist? Ke tiga, mengapa seorang anak lahir/seorang meninggal di adzankan, apakah ada dalilnya dan apa maknanya? Terima Kasih. Wa alaikumsalam..Sang Muallaf Gordon Sinaga

    Reply
    • Ridwan pkh

      wa alaikumus salam
      para ulama berbeda pendapat tentang bolehnya shalat di dalam ka’bah. Dari perbedaan tersebut ada pula pendapat yang membolehkan shalat di dalam ka’bah adalah shalat sunnah saja. Adapun shalat wajib harus dikerjakan di luar ka’bah. Jika shalat di dalam ka’bah, maka boleh kemana saja arahnya.

      Mengenai anak yang baru lahir sunnah diadzankan di telinga kanan dan iqamat di telinga kiri. Untuk hal tersebut memang ada dalilnya. Kalimat yang pertama didengar oleh bayi adalah kalimat thayyibah,
      Namun untuk yang meninggal diadzankan dan diqamatkan, kami belum menemukan dalilnya. Namun sebagian ulama ada yang membolehkan dengan qiyas kepada bayi yang baru dilahirkan.
      Wallahu a’lam
      dalil :
      حَدَّثَنَا زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي زِيَادٍ عَنْ مُجَاهِدٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ صَفْوَانَ قَالَ قُلْتُ لِعُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ كَيْفَ صَنَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حِينَ دَخَلَ الْكَعْبَةَ قَالَ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ
      artinya : Telah menceritakan kepada kami Zubair bin Harb, Telah menceritakan kepada kami Jarir dari Yazid bin Abi Ziyad dari Mujahid dari Abdur Rahman bin Shafwan dia berkata : Aku bertanya kepada Umar bin Al Khattab tentang apa yang dilakukan Rasulullah SAW ketika belia memasuki ka’bah?” Dia (Umar bin Al Khattab) menjawab : Beliau ( Rasulullah SAW) shalat dua raka’at. (HR. Abu Daud)

      berikut potongan hadis Bukhari yang agak panjang :
      أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى فِيهِ وَلَيْسَ عَلَى أَحَدٍ بَأْسٌ أَنْ يُصَلِّيَ فِي أَيِّ نَوَاحِي الْبَيْتِ شَاءَ
      Sesungguhnya Rasulullah SAW shalat di dalamnya (ka’bah) dan tidak mengapa bagi orang yang shalat untuk menghadap ke arah mana pun yang ia suka,

      Reply
      • Ridwan pkh

        Mengenai anak yang baru lahir sunnah diadzankan di telinga kanan dan iqamat di telinga kiri. Untuk hal tersebut memang ada dalilnya. Kalimat yang pertama didengar oleh bayi adalah kalimat thayyibah,
        Namun untuk yang meninggal diadzankan dan diqamatkan, kami belum menemukan dalilnya. Namun sebagian ulama ada yang membolehkan dengan qiyas kepada bayi yang baru dilahirkan.
        Mengenai anak yang baru lahir sunnah diadzankan di telinga kanan dan iqamat di telinga kiri. Untuk hal tersebut memang ada dalilnya. Kalimat yang pertama didengar oleh bayi adalah kalimat thayyibah,
        Namun untuk yang meninggal diadzankan dan diqamatkan, kami belum menemukan dalilnya. Namun sebagian ulama ada yang membolehkan dengan qiyas kepada bayi yang baru dilahirkan.

        Reply
  10. Sari

    Assalamu’alaikum Pak Ustadz,

    Ayah saya menderita sakit sejak tahun 2009 sampai sekarang. Beliau pernah mengatakan apabila beliau meninggal dunia, secara tersirat beliau mengatakan untuk dimakamkan di suatu daerah (KB).
    Namun, atas kehendak Allah SWT, ternyata ibu saya duluan yang dipanggil Allah di tahun 2011, dan ibu saya dimakamkan di Karet.

    Sepeninggal ibu saya, ayah berubah pikiran dan mengatakan bahwa ingin dimakamkan dekat (bersama) ibu saya dan dia tidak pernah lagi menyinggung tempat pemakaman di KB.

    Namun ternyata, sebelum kepergiannya, ibu saya pernah mengatakan ke kakak saya, bahwa ibu tidak mau makamnya berdekatan (atau didekatkan) dengan makam ayah saya.

    Terus terang kedua permintaan ayah dan ibu saya yang ternyata sangat bertentangan ini sangat membingungkan kami sebagai anak2nya. Kami bingung dan tidak tahu harus mengikuti yang mana.

    Bagaimana menurut syariat Islam yang harus kami lakukan, apabila nanti ayah saya tiada? Sementara untuk menanyakan hal ini langsung ke ayah saya rasanya sangat tidak pantas.

    Mohon bantuan Pak Ustadz. Terima kasih.

    Wassalamu’alaikum

    Reply
    • Ridwan pkh

      Wa alaikumus salam.
      Sepertinya mbak sari dan keluarga tidak perlu gundah. Tidak ada hukum yang mewajibkan seorang harus dikuburkan dimana. Jika dilihat dari cerita mbak sari, pesan ibu mbak sari tidak termasuk katagori wasiat. Jadi, boleh-boleh saja bapak dimakamkan di samping makam ibu.
      Wallahu a’lam

      Reply
  11. ikhwanul

    Assalamualaikum
    z mw nax bgaimana sih hukum zakat jka orang tua berbeda agama??
    maksudnya ada teman z yang berbeda agama dngan orang tuanya tman z mualaf sdngkan ortunya nasrani ktika dy mw memulai zakat fitrahnnya dy bngung apakah nama ortunya di cantumkan atau tidak.. bgaimana solusinya mneurut islam mhon jawabanya terimaksih wassalamualaikum

    Reply
    • Ridwan pkh

      wa alaikumus salam..
      Mencantumkan atau tidak nama orang tua tidak masalah.
      Mencantumkan nama orang tua bukanlah sarat syah aqad zakat fitrah.
      Wallahu a’lam

      Reply
  12. rian

    Assalamualaikum
    Sy Mau Tanya Bgaimna Sikap Seorg Suami Trhdp Istrix Yg Tidak Sholat
    Apakh Dosax Dtngung Oleh Suami Dkrenakn Suami Adlh Kpala Rumah Tangga
    Terima Kasih Bnyk Pak Ustadz

    Reply
    • Ridwan pkh

      Wa alaikumus salam …
      Seorang suami harus terus menasihati dan bersabar. Suami tidak berdosa jika ia sudah menasihati.
      Namun perlu dicatat bahwa seorang suami berhak memberikan sanksi, bukan hanya memberi nasihat.
      Selain memberi nasihat dan didikan, sertakan dengan do’a Allah SWT membuka hati sang istri.
      Wallahu a’lam

      Reply
  13. Wildan

    Assalamualaikum pa ustadz,

    Mumpung lagi panas niy pasca pemilihan presiden

    yang mau saya tanyakan, apakah kita akan ikut bertanggung jawab di akherat atas pilihan yang telah kita pilih untuk jadi presiden, sementara kita tau presiden PASTI akan menjalankan pemerintahan ini dengan hukum-hukum yang dibuat oleh manusia (pancasila dan UUD 45) dan menafikan hukum Allah yang tercantum di Al quran dimana hukumnya WAJIB untuk ditegakan di dunia ini.

    Sebagai contoh: kewajiban untuk menutup aurat bagi perempuan dan hukum-hukum untuk tindak kejahatan dan perzinahan
    Mohon penjelasannya

    terimakasih,

    Wassalamualaikum

    Reply
  14. dian mulyana

    assalamualaikum
    ustadz dimisalkan ada orang yang ngasih kita barang, tersus kita kasih lagi barang itu kepada yang lebih membutuhkan,.. gimana ustadz, dosa apa engga ya,..

    Reply
    • Ridwan pkh

      wa alaikumus salam…
      Boleh-boleh saja, karena benda tersebut sudah menjadi hak kita. Tapi, untuk menjaga adab, sebaiknya jangan memberikan hadiah tersebut di depan orang yang telah memberikannya kepada kita untuk menjaga perasaannya.
      Wallahu a’lam

      Reply
  15. alifa

    assalammualaikum ustadz aku ingin menanyakan. apakah setiap manusia sudah ditetapkan takdirnya sukses atau tidak suksesnya orang tersebut dari dia dilahirkan.dan apakah takdir tersebut bisa diubah ustadz?syukron jazakillah ustadz assalammualaikum wr.wb

    Reply
    • Ridwan pkh

      Wa alaikumuus salam..
      Ya, betul sekali. Takdir bisa berubah dengan ikhtiyar dan do’a kita kepada Allah..
      Rasulullah SAW agar kita berdo’a yamg baik-baik. Diantara do’a-do’a tersebut adalh minta dijauhkan dari qadha’ (ketetapan) Allah yang buruk.
      Wallahu a’lam

      Reply
  16. Junn

    Assalamualaikum,
    Ustadz saya mau tanya apa kalau bohong waktu puasa, puasanya batal..?

    Reply
  17. Iqbal saepultullah

    Assallamuallaikum.
    Ustadz saya seorang suami dengan satu orang anak, selama menikah saya tinggal di rumah mertua saya, alhamdullillah saya mendapatkan rizky dari Allah swt berupa rumah pemberian orang tua saya, akan tetapi istri saya menolak untuk tinggal dirumah yang diberikan tersebut.
    Catatan: istri saya tidak ingin jauh dari orang tuanya padahal rumah yg diberikan masih satu kecamatan dengan rumah mertua saya.
    1. Apa hukumnya jika saya memaksa istri saya tinggal disana?
    2. Bagai mana saya harus menyilapinya agar rumah tersebut tidak mu’bah atau mubajir.
    Terimakasih ustadz

    Reply
    • Ridwan pkh

      Wa alaikumus salam.
      1. Anda berhak memaksa istri, tapi sebaiknya gunakanlah cara yang baik agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.
      2. Anda bisa menyewakan rumah tersebut sambil menunggu istri anda bersedia tinggal di rumah tersebut.

      Wallahu a’lam…

      Reply
  18. Risa B

    Assalamualaikum …
    Ustad permasalahan saya bgini ,
    saya ingin mnikah dg laki2 pilihan saya,tapi saya tidak mendpatkan restu dri org tua saya.
    Alasan mereka adalah mereka masih ingin saya melanjutkan kulyah saya, dan mereka tdk suka saya menikah dg laki2 plhan saya itu (pacar).
    Saya dan pacar saya saling mencintai,dan kami ingin disatukan dlm ikatan pernikahan ! Saya yakin dia bisa menjadi imam saya dan bisa membimbing saya lbih dkat dg Allah swt.
    Saya tdk ingin durhaka sama org tua, dan saya juga tidak ingin berpisah dg pcar saya.
    Ayah saya bisa saja menghalalkan segala secara supaya saya tidak menikah dg pacar saya.
    Apa yg harus saya lakukan ustad ?? Saya harus gimana .
    Dan apakah boleh menikah tanpa restu orang tua dan apa hukumnya dalam islam ?
    Mohon solusinya ustad.
    Terimakasih …
    Wassalamualaikum .

    Reply
    • Ridwan pkh

      Pernikakahan seorang perempuan dianggap tidak sah ketika yang menjadi walinya bukan ayah kandungnya. Selain tidak sah, perbuatan tersebut juga merupakan akhlak tercela karena tidak mendapat ridha dari orang tua. Bukalah kembali dialog dengan orang tua agar keinginan anda bisa tercapai. jika mengalami jalan buntu, anda bisa melaporkan ayah anda ke KUA atas tindakan orang tua anda. Petugas KUA akan memanggil ayah anda untuk mengetahui alasan orang tua anda. jika petugas mengganggap alasan orang tua anda tepat, maka sebaiknya anda mematuhi perintah dan kemamuan beliau. Namun jika petugas menggagap alasan ayah anda tidak tepat, maka pemerintah bisa memaksa ayah anda untuk menjadi wali bagi anda sesuai dengan calon suami pilihan anda. Penilaian petugas tetntu sesuai dengan kaidah fiqh dn maslahat bagi kedua belah pihak.
      Wallahu a’lam

      Reply
  19. Fadhil

    Assalamualaikum
    Riba itu apa aj sih?? di wilayah saya saat ini rame orang ikut bisnis yg bernama MMM yg sistemnya kita mengirim ke orang uang dlu biasa si sebut PH setelah sebulan uang kita deikembalikan dengan bonus 30%. dan jika kita mengajak orang tuk jdi anggota kalau dia PH kita dapat 10% dari setiap dia PH. apakah Hukum bisnis ini termasuk Riba???

    Reply
    • Ridwan pkh

      Wa alaikumus salam…
      Setelah mempelajari sistem MMM, dapat dipastikan bahwa MMM merupakan MONEY GAME. Prinsipnya, selama uang masuk lebih besar dari penarikan, maka PERMAINAN ini akan terus eksis. Money game mengandung GHARAR (tipuan) dan mudharat. Penetapan 30% juga bisa dikatagorikan Riba’. Kenapa ? karena disana ada syarat: jika membantu maka akan dibantu 30%. Prinsip ini jelas riba’ sebab memberi bantuan dengan penghrapan dan penentuan kadar lebih (ziyadah). Bahasanya cuma diubah saja kok, jika anda memberi pinjaman, maka anda akan mendapat lebih (ziyadah) 30 %. Jelas sekali ini adalah riba Riba’.
      Sinkatnya :
      1. Haram karena money game.
      2. Haram karena ada unsur Riba’
      3. Tidak sejalan dengan ruh islam. Mebantu dengan harapan dibantu. Ikhlasnya mana ?
      Wallahu a’lam.

      Reply
  20. Yuswanto

    Assalamualaikum
    Ustadz apa hukumnya jika kita menangis didekat makam keluarga atau sodara yg sedang kita ziarahi ? Apakah si mayat akan sedih dan disiksa ? Wasalam..

    Reply
    • Ridwan pkh

      Wa alaikumus salam…
      Jika menangis haru (sekedarnya) karena teringat kebaikan almarhum tidaklah mengapa. Yang dilarang adalah niyahah (meratap dengan berlebih-lebihan)
      Wallahu a’lam…

      Reply
  21. Ivan Favian Kamil

    Assalamualaikum
    maaf bertanya kembali, jika ada orang tua yang masih sanggup untuk puasa namun tetap membayar fidyah, apakah boleh hukumnya?

    Reply
    • Ridwan pkh

      Wa alaikumus salam…
      Fidyah hanya dibolehkan bagi yang tidak mampu berpuasa. Jika masih mampu, maka tidakdiperbolehkan mengganti puasa dengan fidyah.
      Wallahu a’lam.

      Reply
  22. puji

    asalamualaikum..
    nb. Pak ustad di rumah itu memang pekerjaan saya bersih”dan membuangi barang bekas sayakan pembantu di situ..makasih pak ustad sebelumnya..Wasalamualaikum..

    Reply
  23. puji

    Asalamualaikum wr.wb..
    Pak ustad dulu saya pernah bekerja di luar negeri.Dengan sengaja saya dulu pernah mengambil barang(tas,korset,bju semua barang bekas dan memang tersimpan bersama semua barang yg tidak pernah di pakai lagi di rumah majikan(barang itu ada dlm tempat barang”yang lama tidak terpakai/semacam gudang).setelah hampir 5thnan ini saya kadang teringat kejadian itu,,saya menyesal kenapa tidak bertanya dulu pada majikan.yang mau saya tanyakan apakah saya termasuk mencuri pak ustad,jika ia saya sekarang harus bagaimana,fkiran ini membuat saya kawatir…
    trima ksih untuk jwabanya.Wasalm…

    Reply
    • Ridwan pkh

      Wa alaikumus salam, ukhti puji !
      Yang anda lakukan termasuk katagori mencuri. Sebaiknya anda mengembalikan barang-barang tersebut dan minta maaf. Jika sulit untuk menemui langsung, anda bisa menghubunginya dengan berbagai cara, apakah telepon, email dll. Jika mereka memaafkan dan mengikhlaskan terhadap apa yang anda telah lakukan, maka anda terbebas, tapi anda tetap berdosa kepada Allah. Segeralah bertaubat dan mohon maaf kepada majikan anda.
      Wallahu a’lam.

      Reply
  24. Ivan Favian Kamil

    Assalamualaikum
    maaf saya ingin bertanya kembali, apabila dua remaja yang belum menikah sedang bermesraan pada saat puasa, batalkah puasa mereka? dan apakah mereka dikenakan denda puasa di bulan yang lain?

    Reply
    • Ridwan pkh

      Wa alaikumus salam, ivan !
      Puasa bukan hanya menahan dari dari perfkara yang dapat membatalkan puasa. Puasa juga menahan diri dari perkara-perkara yang dapat membatalkan PAHALA PUASA. Berapa banya orang yang tidak batal puasanya secara syar’i namun BATAL PAHALA PUASANYA.
      Diantara perkara yang dapat membatalkan puasa adalah Jima’ (berhubungan suami istri), dan Istimna’ (mengeluarkan sperma dengan sengaja).
      Jika seorang melakukan sesuatu yang menjurus pada perilaku di atas, tentu bisa saja membatalkan PAHALA PUASA, terlebih hal itu dilakukan oleh yang bukan suami istri.
      Ingat, puasa bukan hanya menahan lapar dan haus, tapi juga menahan hawa nafsu.
      Wallahu a’lam

      Reply
  25. Resa Parera

    Asalamualaikum
    Mf pak ustad saya mau nanya lagi,begini saya kan baca di setiap artikel dan buku tentang doa norbuwat yg khasiatnya bnyak sekali,tapi bacaan dan tata caranya beda2 dari setiap sumber,nah yg saya ingin tanyakan doa norbuwat dn tatacara nya yg benarnya itu bagaimana?

    Reply
    • Ridwan pkh

      Wa alaikumus salam, akhi Resa !
      Pada dasarnya, diperbolehkan bagi seseorang untuk membaca do’a selama isi atau redaksi do’a tersebut baik. Sepengetahuan kami, redaksi dari do’a nurbuwat bukanlah bersumber dari Nabi Muhammad SAW atau dengan kata lain bahwa do’a tersebut bukan hadits. Walaupun demikian (bukan hadits) tetap saja diperbolehkan membaca do’a tesebut.
      Mengenai fadhilat atau keistimewaan do’a ini juga bukan bersumber dari hadits.
      Jadi kesimpulannya, silakan saja mengamalkan do’a ini tapi jangan diyakini bahwa do’a ini berasal dari Rasulullah SAW dan jangan pula diyakini bahwa fadhilat atau kasiat dari do’a ini juga berasal dari hadits.
      Fadhilat dari doa apa saja yang tidak bersumber dari Rasulullah SAW (bukan hadits) tidak dapat dijamin kebenarannya. Kalau pun misalnya ada soerang yang mengamalkan do’a ini untuk suatui hal dan kebetulan tercapai hajatnya, maka hal tersebut hanya berlaku untuknya. Hal demikian tidak bisa dijadikan sebagai patokan umum.
      Wallahu a’lam.

      Reply
  26. Yuswanto

    Assalamualaikum wr.wb
    Mau tanya ustadz, saya pernaha baca hadits yg mengatakan bahwa malaikat rahmat tidak akan masuk ke dalam rumah yg didalamnya ada anjing, patung, dan gambar. Nah bagaimana dengan foto keluarga atau boneka ?
    Trimakasih, wasalammuaalaikum

    Reply
    • Ridwan pkh

      Wa alaikumus salam wr wb.

      Para ulama berbeda pendapat tentang makna gambar dalam hadits tersebut. Sebagian ada yang mengharamkannya secara mutlak, sebagian lagi ada yang membolehkannya dengan syarat dan sebagian lagi ada yang menghalalkannya secara mutlak. Para ulama pertengahan, ( yang berpendapat tengah-tengah antara hukum keduanya) membolehkan foto. Mereka berpendapat bahwa foto bukanlah gambar lukisan, melainkan gambar bayangan yang diproyeksikan pada suatui media. Ulama pertengahan ini pun membolehkan gambar yang ada di rumah dengan syarat bahwa gambar tersebut bukanlah gambar yang dilarang, misalnya gambar para dewa, gambar para nabi, yesus, gambar tak senonoh dsb.
      Para ulama pertengahan juga tidak mengharamkan boneka. Mereka mengharamkan patung yang memenuhi kriteriua keharaman. Adapun benda-benda yang mirip patung, tetapi tidak sampai memenuhi kriteria patung yang telah ditetapkan, maka hukumnya tidak diharamkan.
      Wallahu a’lam.

      Reply
  27. Siti Nur Riyadzoh

    Assalamu’alaikum ustadz. saya ingin bertanya jika suami selalu curiga dan menghina istri dan itu hampir setiap hari,dan menuduh yang tidak istri lakukan. Dan istri kalo menjawab tidak sesuai yg di inginkan suami sudah menggunakan tangan untuk menghadapi istri. itu bagaimana ustadz,kalo istri sudah tidak sanggup apa boleh menggugat cerai suami,tapi yang saya takutkan ustadz suami juga pernah mengancam kalo sampai bercerai dengan istri dia akan membunuh istri agar dia puas,

    Reply
    • Ridwan pkh

      wa alaikumus salam, bu siti. Rumah tangga ibu sedang diuji oleh Allah SWT. Sebagai istri yang baik, tentu ibu harus membuktikan dan meyakinkan bahwa ibu tidaklah seperti yang dituduhkan. Janganlah terburu-buru menggugat cerai. Kami yakin masih banyak jalan yang ditempuh untuk mempertahankan rumah tangga. Jika kita tidak bisa mnegatasi sendiri, maka mintalah bantuan orang lain yang dituakan atau dihormati oleh kedua belah pihak (istri maupun suami) agar bisa memberi nasihat. Berdoalah kepada Allah agar suami anda diberikan petunjuk. Cerai hanya terjadi jika keadaan saat memaksa.
      Kami mendoakan semoga Allah SWT membuka hati suami ibu, amin.

      Reply
  28. Endah

    Assalamu’alaikum r.Wb, saya menunggu jawaban atas pertanyaan saya mengenai shalat-shalat sunnah yang dilakukan oleh Rasulullah SAW, terimakasih.

    Reply
    • Ridwan pkh

      wa alaikumus salam, maaf ukhti endah, pertanyyaannya mohon lebih spesifik. Shalat sunnah banyak sekali, kira-kira yang ditanyakan shalat sunnah yang mana ya ? apakah sunnah rawatib, qiyamul lail dsb?

      Reply
      • Endah

        Assalamu’alaiku…
        Mengenai pertanyaan saya mengenai shalat-shalat sunnah, maksud saya, tentang shalat Hajat, shalat Tasbih, apakah Rasulullah mengajarkan itu?terimakasih.

        Reply
        • Ridwan pkh

          Wa alaikumus salam, ukhti Endah..
          Mengenai shalat tasbih, sebagian ulama menganggap bahwa shalat tersebut tidak disyari’atkan karena mereka menilai hadits yang dijadikan dasar hukumnya dhaif (lemah). Tapi banyak juga dari kalangan ulama salaf yang menilai bahwa derajat hadits yang dijadikan dasar hukum shalat tasbih adalah hasan bahkan shahih. Berdasarkan permasalahan di atas, maka hukum shalat tasbih minimal boleh.
          Adapun shalat hajat, para ulama sepakat bahwa shalat tersebut memang disyari’atkan (dianjurkan) bagi siapa saja yang mempunyai hajat agar dikabulkan oleh Allah.
          Catatan : Shalat hajat hanya dibolehkan selama hajat (keperluan yang diinginkan) tidak melanggar syara’.
          Wallahu a’lam.

          Reply
  29. yati

    Assalamualaikum Ustadz,
    Saya ingin bertanya,Bagaimana cara membayar hutang dimana orang dan alamatnya tidak saya ketahui lagi karena pindah dan tidak tahu dimana sekarang. Apa bisa pembayaran hutang tsb saya berikan/sedekahkan ke orang lain (saya pernah liat orang tua/nenek2 berjualan kripik di pingir toko) rencananya akan saya berikan uang pembayaran hutang tsb ke nenek2 tsb dgn niat untuk bayar hutang.Mohon penjelasannya mumpung masih bulan puasa akan bermanfaat bagi nenek tsb terimakasih. Wassalam

    Reply
    • Ridwan pkh

      Wa alaikumus salam, yati.
      Hutang hanya bisa dilunasi kepada siapa kita berhutang. Jika sampai saat ini anda belum bertemu dengan orang tersebut, maka anda harus menunggu beliau sampai bertemu di waktu yang lain. Berikhtiarlah dan berdo’a kepada Allah agar anda bisa melunasi hutang dan bertemu dengan yang bersangkutan.

      Reply
  30. yudhi

    Bismillahirrahmanirrahim

    Assalamu’ alaikum wr.wb.
    Saya ingin bertanya
    apakah orang yang tertipu dalam jual beli akan diganti kerugiannya oleh allah

    Reply
    • Ridwan pkh

      Wa alaikumus salam wr wb.
      Bisa saja Allah SWT mengganti kerugian tersebut jika kita ikhlas dan menyadari bahwa kita sedang tertimpa musibah. Namun, segala sesuatu ada hikmahnya. Artinya, jangan sampai kita tertipu untuk kesekian kalinya karena kelalaian kita. Di dalam satu hadits Rasulullah SAW memperingatkan bahwa seorang mu’min janganlah terperosok ke dalam lubang yang sama.
      Wallahu a’lam.

      Reply
  31. Resa Parera

    Asalamualaikum ustadz
    Saya mau nanya ,,saya kan pernah di sakiti seorang cowok sampe2 dia juga nyakitin orangtua ku,tapi disisi lain aku masih sayang sama dia,saya sudah memafkan dia,cuma saya gk bisa lupain dia,mkannya semua socmed saya hapus semuanya jdi gk bisa komunikasi sma dia,apa itu termasukk memutuskan silaturahmi? Tapi saya lakukan itu cuma pngen lupain dia,dn spya sya gk skit hati lgi..apa itu salah pa ustad?

    Reply
    • Ridwan pkh

      Wa alaikumus salam, ukhti resa.
      Jika yang anda lakukan adalah sebatas untuk menghindari komunikasi sementara itu boleh saja, tapi tetap kurang baik. Tapi jika suatu saat anda bertemu dan ia bertegur sapa, maka balaslah sapaanya sekedar untuk menyatakan bahwa anda tidak memutuskan silaturahim.

      Reply
  32. Ivan Favian Kamil

    Assalamualaikum
    saya ingin bertanya, apabila seorang hamba lupa untuk membayar zakat fitrah sampai akhir bulan ramadhan, apakah dosa bagi dirinya? atas responnya saya ucapkan terima kasih

    Reply
    • Ridwan pkh

      Wa laikumus salam, akhi ivan.
      JIka lupanya disebabkan karena menunda-nuda tanpa alasan, maka berdosa. Lupa yang demikian terjadi karena faktor kelalaian.

      Reply
  33. junaedi abdillah

    Assalama’likum Ustad, saya mencari-cari kolom bertanya tidak ketemu makanya saya memberanikan diri masuk ke kolom komen. Saya ingin mencari bacaan sholat dan bacaan dzikir yang sesuai hadis soalnya banyak sekali versi yang saya temukan. Saya coba cari divideo juga tidak ada. Mohon ustad bisa membantu. Terima kasih sebelumnya. Wassalamua’laikum.

    Junaedi di depok

    Reply
    • Ridwan pkh

      Wa alaikumus salam, pak Junaedi.
      Team kami saat ini sedang dalam proses penyusunan APLIKASI FIQH IBADAH. Mohon do’a dari kawan-kawan agar proses tersebut segera selesai dan dapat bermanfaat untuk ummat, amin.

      Reply
  34. suriani

    Ass Wr Wb
    saya berniat apabila dapat uang pesangon pensiun mau mengajak anak2 umroh bersama (jumlah anak 4 org) sy mau nanya klu gak jadi umroh tp uang untuk umroh di gunakan utk byr uang muka haji atas nama anak2 apa boleh.
    Wassalam mama anak2

    Reply
  35. Abu bakrin

    Assalamualaikum Ustadz,

    Saya sudah menikah 4 tahun, selama saya menjalani kehidupan bersama istri saya, saya tidak pernah mendapat ketenangan, saya selalu mencium gelagat tidak baik dari diri istri saya, walaupun saya tidak bisa membuktikannya, inilah yang membuat saya tidak tenang, banyak ustadz yang menyarankan untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah, tetapi semakin mempertajam keyakinan saya untuk menceraikan istri saya.

    Pertanyaan saya Ustadz, apakah boleh menceraikan seorang istri karena tidak ada ketenangan dalam hidupnya ?

    Terima kasih

    Wassalamualaikum

    Reply
    • Ridwan pkh

      Wa alaikumus salam, pak Abu Bakrin !

      Perceraian adalah suatu yang boleh tapi paling dibenci oleh Allah. Dalam kondisi anda sekarang ini, cerai boleh saja tapi makruh (dibenci oleh Allah). Perceraian adalah jalan terakhir jika memang sudah tidak ditemukan lagi sakinah (ketentraman), mawaddah (cinta kasih) dan rahmah ( kasih sayang).
      Saran kami, sebaiknya ikhtiyarkan dulu untuk mencapai sakinah, mawaddah wa rahmah secara maksimal sebelum anda memutuskan talaq (cerai).
      Semoga Allah SWT memberikan jalan yang terbaik, amin…

      Reply
  36. Hilwan Ridlwan

    Assalamualaikum Ustadz,
    Saya ingin bertanya, Apakah harus memasukan air ke dalam telinga dan menghirup air ke hidung ketika mandi wajib dan sedang berpuasa? Dan apakah puasanya tidak batal? Terimakasih.

    Reply
    • Ridwan pkh

      wa alaikumus salam.

      Hal tersebut tidak membatalkan puasa. Puasa menjadi batal masuk sampai ke tenggorokan (menurut jumhur ulama)

      Reply
  37. ade saputra

    Assalamualaikum Ustadz,
    Saya mau tanya, penghasilan saya 5 juta/bulan kira2 pertahunnya ditabungan saya 20 jutaan… berapa zakat mall yang harus saya keluarkan ya ustadz…
    Terima kasih…

    Reply
    • Ridwan pkh

      zakat mal dikeluarkan jika harta sudah mencapai nishab dan haul ( satu tahun)
      nishab (batas minimal wajib zakat ) mal (harta ) setara dengan harga emas murni 85 gram.
      Jika harga 1 gram emas murni saat ini adalah Rp. 500.000, maka nishabnya setara dengan Rp. 500.00 x 85 = Rp. 42.500.000.

      Jika harta anda selama satu tahun ( haul) tidak mencapai nishab, maka anda tidak wajib zakat mal.
      Namun perlu diingat, walaupun harta anda belum mencapai nishab, anda tetap bisa bersedekah atau infaq untuk memperoleh keberkahan dan rasa syukur kepada Allah SWT. Wallahu A’lam

      Reply
  38. romi andrea

    Ass,ustad..
    Saya sahur jam 4.15, sementara imsak jam 4.30, smntara saya belum mandi wajib, tapi saya mandi wajib saat sebelum saya sholat subuh jam 4.45. Apakah puasa saya sah atau tidak ustad?

    Reply
    • Ridwan pkh

      wa alaikumus salam.
      Puasa anda tetap sah.
      Disunnahkan untuk memulai puasa dalam keadaan suci, artinya mandi junub setelah masuk waktu subuh bukanlah hal yang menyebabkan batalnya puasa

      Reply
  39. zaenal mukmin

    Assalamualaikum Ustadz..
    mungkin ini pertanyaan yg selalu ingin saya ketahui dan menjadi benak” dalam keseharian saya .
    saya udah pernah ber setubuh berkali” dengan pacar saya , namun belum sah secara pandangan islam . ya saya tau itu dosa terbesar saya , apa boleh buat tad ini saya udah lakukan . tpi yg jadi pertanyaan saya .
    saya kan udah bersetubuh dengan pacar saya , tpi saya akan ber tanggung jawab sampe menikahi nya dan akan ninggalin dia ? apa hukum pandangan islam tenttang kasus saya ini .
    tolong pencerahan nya , terima kasih .
    wasalam.

    Reply
    • Ridwan pkh

      walaikumus salam wr wb.

      Pezina harus menikah dengan orang yang dizina-nya. Sudah menjadi kewajiban anda untuk bertanggung jawab dan menikahinya.

      Reply
  40. vini rizky

    Assalaamualaikum. Saya ingin bertanya ustad,,apa hukumnya jika seorang lelaki memberikan perhatian (sering telp/sms) terhadap seorang perempuan (janda) yg bukan mahramnya?? Dan si lelaki ini masih memiliki istri..mohon dijawab.. Trims…

    Reply
    • Ridwan pkh

      wa alaikumus salam..
      Hal ini tetntu bisa menimbulkan fitnah bagi kedua belah pihak. Sebaiknya hindarilah hal demikian agar peluang syaithan untuk menggoda bisa tertutup. Sebagai seorang muslim yang baik, menghindari fitnah adalah sebuah kepatutan.

      Reply
  41. april

    Assalamualaikum Ustadz
    Sy Mau Tnya, Ttg Haid
    Sy Mngalami Haid Yg Kurang Teratur Beberapa Bulan Ini Sehingga Menggangu Sy Dlm Mlaksanakn Ibadah Sholat dan Puasa Dibulan Ramadhan Ini
    Sy Punya siklus haid lebih Dari 14 Hari antara 20 Hari smpai 25 Hari Setlah Itu Berhenti Menstruasi Slama 5 Hari dan Sy Haid Kmbali Shinga Jumlah hari Sy Dalm Sebulan Utk Ibdah Hnya Beberapa Hari Saja
    Menurut Ustadz Bagaimana Solusix?
    Apakah Sy Terus Utk Tidak Sholat dan Puasa Selama Sy Haid?

    Reply
    • Ridwan pkh

      wa alaikumus salam wr wb.
      Menurut jumhur ulama, darah yang keluar melebihi 15 hari adalah darah istahadhah (bukan darah haid). Artinya ibu tetap wajib shalat dan puasa ramadhan selama istihadhah.

      Adapun bagi wanita yang memang haidnya sejak pertama sampai saat ini melebihi 15 hari, maka hal ini perlu dikonsultasikan lebih lanjut kepada para fakar Fiqh. Wallahu a’lam

      Reply
  42. Ferro Mustika

    Assalamualaikum Ustadz,

    Saya sebelumnya ingin bertanya, apakah ada perbedaan antara kata “silaturahmi” dan “silaturahim”. Istilah berikut sering muncul saat Idul Fitri. Mohon penjelasannya ustadz.

    Assalamualaikum

    Reply
    • Ridwan pkh

      secara makna tidak ada ada perbedaan. Yang paling tepat dalam tata bahasanya adalah silaturahim (hubungan kasih sayang)

      Reply
  43. budi

    Mf pa, sy mau tanya , sy ini bukan orang yg terdidik dari kecil islam, karna keluarga sy bukan muslim, dan sy hidup tidak ada yg membimbing dlm agama, ortu sy cerai, dan sy banyak melakukan hal dilarang agama ketika dahulu, tapi sampai saat ini kehidupan saya tak menentu, sya ingin kembali ke Jalan agama, tapi dosa & kesalahan sy begitu banyak, apakah Allah swt akan mengampuni sy & menghapus dosa dosa sy, krna begitu banyak kesalahan & dosa yg sy lakukan ketika dahulu, mohon bimbingan pa, terima kasih

    Reply
    • Ridwan pkh

      Allah SWT adalah maha pengampun dan maha Penyayang. Allah SWT mengampuni dosa-dosa sang hamba apabila betaubat dengan sungguh-sungguh (taubatan nasuha). taubat harus diiringi dengan nadam (penyesalan yang sungguh-sungguh dan tekad kuat untuk tidak mengulangi perbuatan dosa).Setelah Taubat dan nadam dijalankan, tumbuhkanlah rasa optimisme yang kuat bahwa rahmat Allah akan diberikan kepada kita.

      Reply
  44. Endah

    Ass. Wr. Wb
    Bagaimana hukumnya menziarahi kubur kedua orang tua yg telah meninggal dunia. Jazakillah… Wass.

    Reply
    • Ridwan pkh

      wassalam alaikum wr wb.

      Ziarah kubur hukumnya boleh bahkan sunnah. Sunnah jika ziarah kubur dilakukan dengan benar tanpa ada hal kesyirikan dan bertujuan untuk mengingatkan kita akan kematian, terlebih adalah kubur orang tua kita. engan menziarahi kubur orang tua, kota akan terkenang bagaiman hebatnya perjuangan orang tua terhadap kita.

      Reply
  45. puji

    Assalamualaikum ustad…
    saya mau tanya bgamana caranya agar saya bisa di terima dlm bermasyarakt tanpa hrus mempergunjingkan org lain.krn 3th dlm lingkungan ini saya merasa kurang di terima krn tidak menyenangkan bgi mereka klau di ajak berbicara.

    Reply
    • Ridwan pkh

      wa alaikumus salam..
      Tunjukanlah akhlak yang baik kepada mereka karena kita adalah hamba Allah yang beriman. Jika dengan akhlak yang baik anda masih juga belum bisa diterima, maka bersabarlah dan berdo’a agar Allah SWT membuka hati mereka untuk menerima anda sebagai bagian dari masyarakat yang harus dipenuhi haknya.

      Reply
  46. cucun

    Asalamualaikum Pa Ustadz
    Perkenalkan nama saya Cucun,Usia 31 th
    Saya ingin bertanya seputar kehidupan rumah tangga saya pa,Langsung aja ya Pa…..
    Saya sudah berumah tangga yang ke 2x,dulu saya berpisah karena kesalahan saya sendiri sebab saya selingkuh, saya selingkuh karena saya merasa tidak nyaman karena istri saya yang dulu berubah setelah dia kerja dan penghasilannya lebih dari saya, dan sampai akhirnya kami berpisah, kemudian saya menikah lagi dengan seorang gadis sampai sekarang, masalah yang timbul sekarang adalah antara istri sya dengan orang tua saya,karena kami tinggal ber empat saya, istri anak dan bapa saya yg usianya kurang lebih 84 thn. awala masalahnya yaitu karena bapa saya yang jorok dan istri saya yang kurang bisa nerima kelakuan bapa saya, sampai pada suatu malam istri dan bapa saya bertengkar hebat dari masalah bapa saya yang jorok tadi,di sisi lain meskipun jorok itu bapa saya sendiri tp di sisi lainya dia istri saya yang kalau melihat kesalahan, salah di bapa saya karena sudah di kasih tahu tapi masih tetap suka jorok,terus, nah dari masalah itu saya di hadapkan dengan 2 pilihan yaitu bapa saya atau istri saya,,,,,,,dalam hati sya saya memilih bapa saya karna walau bagaimanapun ga ada yang namanya bekas bapa lain lagi dengan istri ada istilah mantan istri,tapi di balik itu sya ga kepikiran kalau rumah tangga saya harus kandas lagi,yang saya pikirkan adalah anak. Dari pernikahan pertama pun saya punya anak dan sampai sekarang saya merasa berdosa terus karena membuat anak saya menderita karena ga bisa mendapat kasih sayang dari org tua nya seperti yang lain karena kami telah berpisah, saya ga kepikiran kalau anak yang dari pernikahan sekarang harus ngalamin seperti kakanya koban broken home
    Yang ingi saya tanyakan , apa yang harus saya lakukan sedangkan istri dan orang tua saya sama sama keras kepala,,,,,
    Itu saja pertanyaan saya pa Ustad, saya sangat berharap mendapatkan jawaban dari pa Ustad karena sampai saat ini saya masih belum bisa menentukan pilihan dan apa yang harus saya perbuat
    Munhgkin itu saja pertanyaan saya, saya tunggu jawabanya kalau bisa ke alamat emai saya pa,Terimakasih banyak Pa Ustad,Wasalamualaikum wr wb

    Reply
  47. Andhika

    Assalamu’alaikum ustadz..bagaimana hukumnya menginfakkan atau menyedekahkan harta kita yang berasal dari penghasilan yang haram (misal :perjudian) tetapi sebelumnya saya tidak tahu kalau yang saya lakukan itu ternyata termasuk berjudi,saya khilaf..dan harta tersebut jika diinfak/disedekahkan apakah tetap menjadi haram? jika iya, apa yang harus saya lakukan dengan harta tersebut.. mohon pendapat dan arahan dari ustadz.. sebelumnya saya mengucapkan banyak terimakasih..
    Wassalamu’alaikum wr.wb

    Reply
    • Ridwan pkh

      Wassalam alaikum..

      Bersedekah harus dengan harta yang halal. Untuk menghindari kemubadziran, sebaiknya uang tersebut di alokasikan untuk hal yang tidak bersifat konsuntif (dimakan oleh penerima). uang tersebut dapat dialokasikan untuk pembangunan jalan, renovasi sarana umum dll. Ingat : Hal ini hanya bertujuan menghindari kemubadziran karena sudah terlanjur,. tapi tidak dapat difahami bahwa boleh menyumbang untuk perbaikan sarana umum dengan cara berjudi, mencuri dan lain-lain.
      Catatan penting : haram menyumabng untuk masjid dari hasil judi atau perbuatan haram lainnya tanpa kecuali, sekalipun bertujuan menghindari kemubadziran !
      Wallahu a’lam

      Reply
  48. Eni Susanti

    Assalamualaikum ustadz,. Semoga Ustadz berkenan menjawab pertanyaan dari saya yg lagi gundah. Begini Ustadz, saya ingin menikah dengan pasangan saya, tetapi keluarga melarangnya karena faktor jarak, saya anak tunggal. kluarga saya keras sekali tdk mau mendengar saya, dan mereka punya jodoh untuk saya. tapi hati saya menolaknya. yg menjadi pertanyaan durhakakah saya apabila menentang orang tua, karena saya yakin dengan pilihan saya, dia bisa menjadi imam yg baik untuk kluarga saya ? saya sudah beristikharoh dan mendapat petunjuk dari Allah S.W.T. tetapi kluarga tetap keras, bahkan mereka bilang kalo saya tetap dengan pilihanya, mereka tdk akan mengganggap saya kluarga lg ! trima kasih Ustadz,.

    Reply
    • Ridwan pkh

      Pernikakahan seorang perempuan dianggap tidak sah ketika yang menjadi walinya bukan ayah kandungnya. Selain tidak sah, perbuatan tersebut juga merupakan akhlak tercela karena tidak mendapat ridha dari orang tua. Bukalah kembali dialog dengan orang tua agar keinginan anda bisa tercapai. jika mengalami jalan buntu, anda bisa melaporkan ayah anda ke KUA atas tindakan orang tua anda. Petugas KUA akan memanggil ayah anda untuk mengetahui alasan orang tua anda. jika petugas mengganggap alasan orang tua anda tepat, maka sebaiknya anda mematuhi perintah dan kemamuan beliau. Namun jika petugas menggagap alasan ayah anda tidak tepat, maka pemerintah bisa memaksa ayah anda untuk menjadi wali bagi anda sesuai dengan calon suami pilihan anda. Penilaian petugas tetntu sesuai dengan kaidah fiqh dn maslahat bagi kedua belah pihak. Wallahu a’lam

      Reply
  49. Arie

    Assalamualaikum ustadz, mohon penjelasan mengenai masalah berikut :

    1. Ada kondisi dmana seorang ayah yang tadinya sehat kemudian tiba – tiba sakit keras contoh serangan jantung, pada saat itu ada nenek (ibu dari ayah) dan ada anak si ayah yang juga merupakan dokter. Kedua nya berselisih faham mengenai apa yang harus dilakukan. Si nenek mengatakan tidak usah dilakukan upaya apa2 lagi.. cukup kita ajarkan kalimat Laa illahaillallah.. sementara si anak berusaha untuk memberikan pertolongan medis sebisa mungkin.. Sebenarnya mana yang lebih baik ?

    2. Terjadi perselisihan letak makam, dimana ibu dari almarhum ingin jenazah dikuburkan di suatu tempat sementara istri dari almarhum ingin jenazah dikuburkan di tempat yang lain.. Sebenarnya siapa yang lebih berhak,. ? ibu atau istri atau anak2 almarhum dalam hal ini ?

    Reply
    • Ridwan pkh

      wa alaikumus salam..

      1. Jika masih ada harapan sembuh, maka pertolongan didahulukan. tetapi jika harapan sembuh semakin tipis dan ajal semakin dekat maka talqin lebih utama.

      2. Jika sang suami pernah berwasiat ingin dikuburkan di suatu tempat, sebaiknya dahulukan wasiat. tetapi jika tidak ada wasiat, istri lebih berhak menentukan. hal ini diqiyaskan bahwa istri atau suami lebih berhak memandikan pasangannya, menguburkannya dan juga menshalatkannya. Wallahu a’lam

      Reply
  50. Anonymous

    Assalamu’alaikum ustadz,
    Tanpa bermaksud mengurangi rasa syukur kepada Allah swt, mengapa rezeki berupa materi agak terasa lambat kami rasakan, kami sekeluarga selalu berusaha menjalankan kewajiban kami sebagai hambaNya secara konsisten dari fardhu hingga sunnah bahkan sholat taubat. Sekali lagi tanpa mengurangi rasa syukur kami terhadap seluruh pemberian dari Allah SWT. Saya ingin tanykan apakah ini ujian atau cobaan atau kesulitan yg dikalungkan kepada kami karena dosa” kami dimasa lalu ? Namun demikian kami selalu Khuznudzon terhadap apa yang kami terima
    Mohon penjelasannya dari ustadz
    Jazakalloh sebelumnya ustadz.

    Reply
    • Ridwan pkh

      Allah menguji kita dengan beberapa hal yaitu :
      1. Rasa takut dan khawatir
      2. lapar
      3. Kurang harta
      4. Meninggalnya kerabat atau juga sakit
      5. Musim paceklik

      Allah menguji hamba karena cintanya. setelah ujian terlewati dengan baik maka keberkahan, rahmat dan hidayah akan kita dapatkan.
      Lihat Surat Al Baqarah ayat 155 – 157. Wallahu a’lam

      Reply
  51. redi

    Assalamualaikum ustad.. saya mau nanya..saya bekerja di rumah sakit bag farmasi..kebetulan kepala ruangan saya seorang yg berbeda keyakinan .. kalau ada keuntungan juga jarang dibagikan kepada pegawai(kata pegawai senior wallahuallam) ..sehingga pegawai yg sudah lama memakai cara untukbmendapatkan uang tambahan .. mereka menjual obat dengan harga yg tidak sebenarnya…contoh harga 35rb..dijual50rb..yg 15rbnya disakuin ? Hukumnya gimana ustad…
    2.apakah ada shalat tahajud dibulan ramadhan.?atau cukup dengan tarawih ?

    Reply
    • Ridwan pkh

      wa alaikumus salam..

      1. Tindakan tersebut sama dengan kecurangan karena tidak jujur. setip kecurangan adalah dosa.
      2. orang yang sudah tarawih dibolehkan untuk tahajjud pada malam harinya.

      Reply
  52. Leny Erlinda

    Assalamualaikum Ustadz, bagaimana hukumnya /tuntunanya bagi wanita sholat berjamaah di masjid. Wasalamualaikum w.w

    Reply
    • Ridwan pkh

      Shalat berjamaah bagi wanita di mesjid sudah ada sejak zaman rasulullah SAW. Namun, seorang wanita hendaklah menjaga adab dan etika agar tidak timbul fitnah. Wanita hendaknya tidak memakai perhiasan mencolok, berdandan yang berlebihan apalagi memakai wewangian yang berlebihan. Di samping itu wanita hendaknya menepati shaff paling belakang.
      Wallahu a’lam

      Reply
  53. Fajri

    Assalamualaikum.
    saya mau bertanya, saudara saya sebentar lagi mempunyai calon buah hati dan bingung soal nama untuk si kecil.
    Bolehkah jika kita sebagai orang muslim memberikan nama anak dengan nama Abraham yang mana kebanyakan umat Nasrani dan Yahudi menyebut Ibrahim dengan sebutan Abraham.

    Reply
    • Ridwan pkh

      Wa alaikumus salam…

      Sebaiknya menamakan anak dengan nama yang baik dan mengandung makna yang positif dan islami. Nama Ibrahim lebih baik dari pada abraham.

      Reply
  54. Syahrizal Hafid

    Assalamualaikum Ustadz, begini pak ustadz saya punya seorang ibu yang keras kepala sekali, tidak pernah bersyukur, dan jarang sholat, ibu saya itu orang nya selalu meng olok olokkan ayah saya, dengan kata” yang sangat tidak pantas, hampir setiap hari ibuk saya marah maraahhh terus, saya sebagai anak merasa kasihan sma ayah, ayah ndak pernah mbantah sma ibuk, saya di rumah pun juga “sumpek” mendengar ibuk yang kasar sekali, sayapun juga mesti di olok olok, di caci maki, saya bingung pak, gimana caranya supaya ibu yg keras kepala seperti ibu saya bisa mereda, ibu saya juga tidak bisa di bilangi pake omongan, percumaa, malah bisa bisa marah kalo di bilangi, gimana pak ?
    ayah jadi sakit sakit an
    Terimakasih, wassalamualaikum

    Reply
    • Ridwan pkh

      wa alaikumus salam…

      Jika dengan pendekatan personal masih belum maksimal, hendaknya anda berdo’a agar Allah SWT memberi petunjuk kepada ibu anda. Ingatlah bahwa Allah sangat Kuasa untuk membolak balikan hati manusia,

      Reply
  55. you654

    Assalamu’alaikum ustadz. mohon penjelasan beserta dalilnya. Apakah seseorang yang menderita gangguan jiwa boleh menikah (laki-laki ataupun perempuan)? Ohiya, gangguan jiwa di sini dalam pengertian dunia psikologis ustadz, bukan pemahaman orang awam (makan dari tong sampah, ngamuk2, dll.) Jika boleh, apakah syaratnya? terimakasih ustadz.

    Reply
    • Ridwan pkh

      Wa alaikumus salam..

      Nikah tetap sah, namun menjadi makruh karena dikhawatirkan akan menimbulkan masalah setelah berumah tangga. pembahasan ini masuk pada kriteria kufu’ (kesetaraan pasangan ) dalam pernikahan.
      salah satu dalil kufu’ diantaranya adalah :

      تَخَيَّرُوا لِنُطَفِكُمْ، وَانْكِحُوا الْأَكْفَاءَ، وَأَنْكِحُوا إِلَيْهِمْ

      “Pilihlah (tempat) untuk mani kalian, dan nikahilah orang-orang yang sepadan, dan nikahkanlah (wanita) dengan orang-orang yang sepadan.” (ibnu majah)

      Reply
  56. Andik

    Assalamualaikum ustadz, mohon penjelsan dasar hukum malam nisfu sya’ban. Apa benar buku amalan ditutup pd bulan tersebut.Terima kasih

    Reply
  57. nuraini

    assalamualaikum ustadz,,,
    saya mohon ustadz memberikan jawaban.
    saya punya adik laki2 baru tamat SMA.. ketika malam hari saya sudah tidur…. dia ngetok2 pintu kamar… sampai saya terkejut dan marah2.. ternyata dia pinjam motor ,, saya kasih aja kunci motor dari fentilasi dengan cara melempar. setelah dia pergi saya kata2in dia “tak ada otaknya bangun2 kan org” setelah itu orang tua saya mrh2 karna saya ngomong kasar. bapak saya bilang jgn lah kek gitu… nanti jangan ada penyesalan kamu terhadap adik mu karna kamu sudah ngomong gtu… bpk aja orangtua nya gk pernah ngomong kasar…. jadi ketika pagi hari… adik saya nelfon…. dia bilang dia mw kerja, sebelumnya dia tdk ada kerja…. saya tanya,, dmn kerjanya?? nnti aku kasih tw… gitu jwb nya… trus dia sms saya lagi… dia bilang… kak aku dah sms mamak dan bapak kalo aku pamit nak pergi…. jadi saya udah sedih aja baca nya… dan saya berfikiran yang tdk2…..
    apakah kita tahu itu adalah akhir dari hidupnya???
    apakah itu sms tanda terakhirnya???
    tidak kan ustadz????
    apakah hanya firasat saya aja yang seperti itu?????
    mohon ustadz bls secepatnya dan beri saya ketenangan …

    Reply
    • Ridwan pkh

      Wa alaikumus salam wr wb.

      Hanya adik anda dan Allah saja yang tahu pasti jawabannya.
      Berdo’alah kepada Allah agar adik anda selalu mendapat perlindungannya. Aamiin…

      Reply
  58. arif

    assalamualaikum ustadz, saya maw tanya apa yg harus saya lakukan sebagai suami yg selalu di tindas oleh perkataan istri yg dimana pemicunya hanya masalah-masalah sepele, sebagai contoh : hanya karena saya tidak maw di suruh untuk membelikan pulsa tlp dan dengan alasan saya karena pekerjaan, istri langsung mengucapkan DASAR A** (kata binatang)
    dan persoalan-persoalan yg seperti ini sudah sering terucap sejak 2tahun ke belakang, ustadz apa yg seharusnya saya lakukan ???
    wassalam…

    Reply
    • Ridwan pkh

      Wa alaikumus salam wr wb.

      Dalam berumah tangga tentu ada saja ujiannya. kalo tidak dari istri,bisa saja dari anak, mertua bahkan ipar. Sebagai kepala keluarga, anda wajib mendidik dan memberi nasihat dengan cara yang baik. Jika dengan nasihat masih belum efektif, sebaiknya dengan sikap yang menggambarkan ketidaksetujuan anda terhadap akhlak istri anda. jika masih belum bisa diharapkan, maka anda harus memberi sanksi yang wajar dan diperkenankan oleh syari’ah islamiyah. Jika masih belum bisa diharapkan, maka mintalah bantuan orang lain yang sekiranya disegani oleh istri saudara.

      Berusaha dengan sabar dan berdoa kepada Allah Agar Allah membuka hati istri saudara agar menjadi istri yang shalihah. Aamiin..

      Reply
  59. Agus

    Assalamualaikum ustadz, mohon penjelasannya, apakah ada hukum/tuntunannya qodho sholat wajib, kalau ada bagaimana caranya…?

    Jazakalloh sebelumnya ustadz.

    Reply
  60. Fazlullah

    Pak ustaz assalamualaikum ww, mau tanya masalah azan subuh, mana yg benar membaca assholatukhoirumminannaum, dibaca atau tidak waktu azan subuh, sebab ditengah2 masyarakat kita msh ada perbedaan ini, jd mohon solusi pak ustaz, wassalam…..

    Reply
  61. abdullah

    afwan ustad… adakah dalil atau anjuran untuk puasa rajab… saya melakukan tapi banyak yang bilang tidak ada dalilnya yang soheh..

    Reply
    • Yayuk PKH

      Salam pak Abdullah,,
      Memang tidak ada dalil shahih maupun hasan hadis tentang puasa di bulan Rajab. Tp kalo mau puasa sunnah ya silahkan di waktu kapanpun, di bulan apapun. Bisa liat video ttg hal tersebut dari Dr. Ahmad Lutfi Fathullah di video http://www.warungustad.com

      Reply
  62. Khoiru Mardiansyah

    assamu’alaikum wr.wb
    saya mau minta sarannya, begini, bpk
    ibu ku itu sering meninggalkan sholat 5
    waktu, terus saya sebagai anaknya,
    gimana ya caranya mengajak sholat
    tapi seolah-olah tidak menggurui orang
    tua saya. terimakasih
    wassalamu’alaikum wr.wb

    Reply
  63. Afriza Harahap

    Assalamu’alaikum wr wb
    Pada tahun 2012 lalu, pernah meminta dan menerima hadiah (untuk pribadi) dari supplier terkait pembelian perangkat komputer di kantor saya dengan iming” kedepannya akan membeli dari toko tersebut jika mereka memberikan saya hadiah. Haramkah hukumnya hadiah tersebut ? kalau haram bagaimana cara mensucikannya ? apakah dengan membawa dan menjadikan benda tsb sebagai aset kantor sudah cukup untuk mensucikannya ?

    Reply
    • Yayuk PKH

      Hal tersebut tidak halal, maka untuk mensucikannya bisa dikembalikan kepada suppliernya atau dikembalikan ke kantor mjd inventaris kantor. Karena bagaimanapun juga anda mendapatkan hadiah tersebut karena bekerja di kantor tersebut dan anda sudah digaji. Dan jgn lupa juga untuk beristighfar yang banyak untuk menghapus kesalahan kemarin2 itu, salam

      Reply
  64. Yuyuh Sukmana

    Assalamualaikum Wr.Wb….
    Pak Ustadz, apakah sebagai seorang istri bisa dikatakan berdosa apabila kurang berbakti kepada suami, apabila suami dalam status non-Muslim? Terima kasih.

    Reply
    • Yayuk PKH

      Dalam islam wajib hukumnya untuk berbakti kepada suami, dan suaminyapun yang jelas beragama islam. Tidak ada kewajiban untuk berbakti kepada suami non muslim karena pada hakekatnya pernikahan tersebut tidak sah apabila suaminya non muslim dan istrinya islam. Yang boleh suaminya islam, istrinya non muslim,

      Reply
  65. hapis saputra

    Assalamualaikum WR.WB
    Pak ustadz saya mau nanya apakah hukum nya kalau kita dan pasangan berjanji akan menikah tetapi wanitanya mengingkari janji nya dan dia mau menikah degan pria lain apakah saya berdosa apakah ada hukuman buat yang mengingkari apa lagi sudah bersumpah atas nama ALLAH SWT dan ALLAH SWT lah yang menjadi saksi kami

    Reply
    • Yayuk PKH

      Salam saudara Hapis saputra
      Semoga Allah berikan gati jodoh yang lebih baik, dan lebih sholehah untuk anda. Dalam hal ini bukan permasalahan janji dan mengingkarinya, tetapi inti dari semuanya adalah kalian tidak berjodoh.
      Carilah yang lebih sholehah dan untuk itu, , carilah tempat bersosialisasi yang baik dan sholeh dan mohon petunjuk kepada Allah,
      Salam

      Reply
  66. Ahmad

    Assalamualaikum,,Pak ustad mau tanya,
    begini pak,saya penerima beasiswa salah satu PTN,ada masalah dulu ketika mengisi data pribadi. saya asal mengisi penghasilan orang tua tanpa pikir panjang karena saat itu memang sedang ada masalah, setelah sya dinyatakan lolos,,tak pikir ulang ternya saya memasukan data penghasilan orang tua lebih sedikit dari yang sebenarnya,sya sudah konfirmasi kpada pengurus beasiswanya,tapi mereka malah bilang,”jika kamu merasa bisa membiayai kuliah sendiri ya kamu putus beasiswanya,tapi jika tidak mampu ya anggap saja anugrah Allah SWT”,gimana solusinya pak ustad,mengingat saya memang sangat membutuhkan beasiswa tersebut?

    Reply
    • Yayuk PKH

      Salam pak ahmad
      Sebagai pelajaran, , untuk selanjutnya ketika nanti mengisi form lagi, mohon tuliskan saja apa adanya dan menulisnya dgn cermat. Untuk hal beasiswanya karena anda memang membutuhkan hal tersebut dan akhirnya memang Allah lancarkan maka itu adalah rezeki untuk anda.
      Salam

      Reply
  67. Anonymous

    Asslmlkm Tolong dijelaskan tentang puasa Rajab & Sa’ban, saya melaksanakan puasa sa’ban tp akhir” ini banyak sekali org” mengatakan hadits nya dhaif, saya kesal ko masalah hadits dhaif terus mematahkan ibadah org, tolong ust jelaskan syukron

    Reply
  68. S. Sanjaya

    Asslmlkm Tolong dijelaskan tentang puasa Rajab & Sa’ban, saya melaksanakan puasa sa’ban tp akhir” ini banyak sekali org” mengatakan hadits nya dhaif, saya kesal ko masalah hadits dhaif terus mematahkan ibadah org, tolong ust jelaskan syukron

    Reply
    • Yayuk PKH

      salam.. silahkan simak video di link ini:”http://warungustad.com/hadis-hadis-mengenai-ibadah-dan-keutamaan-bulan-rajab

      Reply
  69. Sabrina Michelle

    Seorang istri telah berhijab tapi suami tidak menerima bahkan sudah 1thn lebih ia tdk memberi nafkah batin,apa yg harus saya perbuat?

    Reply
    • Yayuk PKH

      Salam ibu Sabrina
      Pilihan ada pada ibu, , apakah mau tetap bersabar dgn sikap suami dan tetap berhijab, , atau tetap istiqamah dgn hijabnya dan ibu meminta hak cerai kepada suami ibu. Semoga Allah berikan rahmat dan kuasanya, serta pilihan yang terbaik kepada ibu.

      Reply
  70. Fajar

    Assalamualaikum Wr.Wb
    Pak Ustadz Saya Mau Tanya Kalo Kita Mau Melaksanakan Puasa Rajab Tapi Kita Ketinggalan Sahurnya Itu Gmna Ustadz

    Reply
  71. AGUS RAHMAT HIDAYAT

    Assalamualaikum. ustdz, tentang hadits puasa di awal ROJAB bagaimana….. mohon kejelasannya. wassalam

    Reply
  72. Fitriani Karlita

    Assalamu’alaikum Ustadz… Semoga ustadz selalu dalam keadaan sehat walafiat. ana ingin bertanya : salahkah ana jika berhenti bekerja untuk lebih fokus mengurus anak yang masih bayi? namun setelah ana memutuskan berhenti bekerja timbul masalah baru yaitu ayah ana marah besar karena ia merasa ana mendurhakainya dengan berhenti kerja yang sebelumnya memang beliau yang menjembatani ana untuk mendapatkan pekerjaan. Ana terbebani ya ustadz dengan pekerjaan ini, ana diwajibkan untuk turun ke daerah yang jauh yang tidak cukup satu hari perjalanan dengan harus meninggalkan anak dan suami, karena itulah setelah ana berdiskusi panjang bersama suami ana memutuskan untuk berhenti bekerja da hanya fokus mengurus anak dan suami. Namun masalah baru timbul, ayah ana marah besar dengan keputusan ini ustadz. Beliau sampai mengucapkan kata-kata ana anak durhaka yang tidak tau berbakti pada orang tua, hingga beliau bersumpah tidak mengikhlaskan dunia akhirat seluruh uang yang habis ia keluarkan untuk membesarkan ana dan untuk menguliahkan ana dulu. Sampai detik ini beliau masih marah dan menceritakan seluruh keburukan ana karena berhenti kerja ini ke saudara-saudara. Ini sudah terjadi selama sebulan ini ustadz. untuk ustadz ketahui, gaji ana selama bekerja 18 bulan kemarin selalu ana berikan ke ayah sebelum beliau memintanya, karena ana tau beliau lebih membutuhkan karena beliau telah beliau pensiun, sedangkan ana untuk sehari-hari sudah terpenuhi oleh suami. Ana kasihan dengan ibu dan adik-adik dirumah ustadz, karena masalah ini ayah selalu marahin ibu yang dibilangnya tidak becus mendidik ana hingga berani melawannya. Untuk ustadz ketahui lagi, ayah ana memiliki istri simpanan di kota lain, jadi uang gaji yang ana berikan setiap bulannya ke ayah diberikannya lagi ke istri simpanannya ini. Namun, setiap kali ana tanyakan ayah selalu membantah, dia bilang uang dari ana tersebut habis di pakai untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, namun ibu ana justru bilang tidak pernah ayah memberinya uang untuk kbutuhan rumah tangga. Ana sakit hati ustadz dengan perilaku ayah, makanya ana memutuskan untuk berhenti kerja dan ikut kata suami untuk lebih fokus mengurus anak. Bagaimana solusi terbaiknya ustadz dari masalah ana? mohon penjelasannya. Syukron jiddan..

    Reply
    • Yayuk PKH

      Salam ukhty fitriani, , semoga Allah selalu melindungi ukhty sekeluarga dengan l8ndungan yang sempurna, , seorang anak perempuan ketika sudah berkeluarga maka ketaatannya berpindah dari ketaatan kepada orang tua beralih kepada ketaatan kepada suami. Apa yang dilakukan oleh ukhty insya Allah sudah tepat. Berikan penjelasan yang bijak kepada keluarga khususnya bapak agar lebih faham dengan keputusan ukhty keluar dari pekerjaan, dan teruslah doakan bapak ukhty semiga hatinya melunak. Semoga Allah memberikan jalan keluar yang lebih lunak dan semoga Allah gantikan rezeki yang terdahulu dengan yang lebih banyak dan halal.. aamiinn.
      wassalam

      Reply
      • Fitriani Karlita

        Alhamdulillah ustadz.. Syukron jiddan atas penjeLasannya. ana jd tidak dihantui rasa bersalah lagi dan mulai bisa mengambil sikap mana yang baik. Melalui media ini pertamakalinya ana cerita tentang masalah ana ini ustadz, Alhamdulillah ana tidak menyangka akan mendapat respon jawaban Yang luar biasa bikin ana lega dari ustadz. InsyaAllah ana selalu mendoakan ayah walaupun beliau saat ini tidak lagi menganggap ana anaknya. ana sayang beliau. Sekali lagi syukron ya ustadz…

        Reply
  73. Ayu

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Pak Ustad, besok kan sudah bulan Rajab … terkait Keutamaan dari bulan Rajab sebagai Bulannya Allah … apakah amalan bulan Rajab seperti puasa sekian kali …. bagaimana hadistnya ya pak ?

    Reply
  74. Khoiru Mardiansyah

    assamu’alaikum wr.wb
    saya mau minta sarannya, begini, bpk ibu ku itu sering meninggalkan sholat 5 waktu terus saya sebagai anaknya, gimana ya caranya mengajak sholat tapi seolah-olah tidak menggurui orang tua saya. terimakasih
    wassalamu’alaikum wr.wb

    Reply
  75. putra

    assalamualaikum, mau nanya gimana caranya mendapatkan buku Kumpulan 40 hadits yang ustadz terbitkan?

    Reply
    • Yayuk PKH

      salam akhi Putra
      Ahki bisa sms ke Hp Pusat Kajian HAdis : 0818 996 994
      dan sebutkan pesanannya. Nanti akan kami proses.
      salam

      Reply
  76. pitriyana

    Assalamualaikum pak ustad saya mau nanya ,salahkah jika seorang istri sering menasehati suaminya untuk sholat,dan suami slalu bilang saya selalu melawan,mohon jawabannya pak ustad

    Reply
    • Yayuk PKH

      Salam ibu pitriyana
      Apa yang ibu lakukan tidak salah sama sekali krn itu termasuk’amar ma’ruf nahi munkar. Masalah suami, mengira bahwa ibu selalu melawan dikarenakan ketidakpahaman suami ttg islam. Tetap terus nasehati dan terus doakan yg tulus agar Allah membalikkan hati suami i u kepada keta’atan.
      Salam

      Reply
  77. @TosRo46

    Ketika sholat berjamaah terkadang saya suka menahan kentut saat sholat, alesannye agar saya dapet fadhilah pahala sholat berjamaah, klo misalnya saya batalkan nantinya saya bakal sholat sendiri.

    Reply
    • Yayuk PKH

      Salam @TosRo4
      Menahan buang gas saat sedang sholat adalah makruh. Untuk itu harus diperhatikan ketika8ngin sholat jamaah, maka jauhi makanan yang bisa bereaksi dan berpotensi berakibat buang gas.
      Salam

      Reply
  78. AMELLIA

    ASSALAMMUALAIKUM PAK USTADZ..Saya ingin bertanya. Suami saya berasal dari Bali, mualaf sblm menikah. Sekarang saya sedang mengandung. Yang ingin saya tanyakan bagaimana hukumnya atau apa boleh anak saya kelak diberi nama depan Bali, misalnya I Made, saya telah berpaham dgn bbrp ustadz, tidak masalah, karena seperti I Made, Putu, dll adalah untuk menunjukkan urutan anak keberapa dlm sebuah keluarga. Saya mohon petunjuknya Pak Ustadz..Terima kasih,,
    Wassalammualaikum wr.wb….

    Reply
    • Yayuk PKH

      Salam ibu Amelia
      Pada dasarnya tidak ada larangan memberi nama kepada anak selama mengandung arti yang baik dan tidak ada arti yang syirik atau hal2 yang dilarang islam. Jadi berilah nama anak ibu dgn arti yg baik.
      Salam

      Reply
  79. Tita

    Assalamualaikum pa ustadz

    Saya telah 10tahun menikah dan memoliki seorang putra,3bulan yg lalu suami mengatakan bahwa dia ingin berpisah karena merasa sudah tak ada cinta dihatinya untuk kami anak istrinya,dia ingin bebas berpetualang , saya mencoba memahaminya dan bermaksud bersabar menunggu namun dia bersikeras ingin berpisah sampai dia mengatakan aku ceraikan kamu,aku ceraikan kamu aku ceraikan kamu berturut2 tidak sampai satu menit. Saya ingin menanyakan jatuhnya talak kepada saya dari suamj termasuk talak berapa yah pa ustadz? Karena suami saya tidak tahu adanya syariat tata cara mengenai hal rujuk talak 1,2 dan 3 .
    Terima kasih pa ustadz

    Wassalam

    Tita

    Reply
  80. Umar Abdillah

    Bagi Seorang laki-laki yang sering meninggalkan sholat mungkin bertahun-tahun kemudian setelah insyaf apakah wajib mengqada’ shalat yang ditinggalkannya .kalau wajib Bagaimana caranya

    Reply
    • Yayuk PKH

      Salam pak Umar,
      hukum mengqodho sholat wajib, untuk menggantinya bisa kapan saja diwaktu yang bisa disesuaikan oleh bapak, yang jelas ketika sudah bertahun tahun, maka hitungannya 5 waktu sholat x berapa hari dalam tahun yg ditinggalkan,. ketika jumlahnya banyak sekali jangan putus asa, Allah Maha Tahu usaha hambaNya, ketika seorang hamba sudah maksimal untuk mengqadha waktu sholat setiap waktu dalam hidup bapak, Allah mencatat usaha dan niat seorang hamba. Dan pasti akan Allah bantu,, selama hambaNya tetap husnuzhan kepadaNya. bisa saya sarankan mungkin ketika sholat maghrib di waktu yg hadir, maka ditambah satu sholat maghrib untuk sholat maghrib qadha, maupun sholat fardhu yg lain.

      Reply
  81. muh.zainal mustofa

    jika kita tertinggal satu rokaat dari imam, bolehkah kita melanjutkan sholat pada rokaat kedua

    Reply
    • Yayuk PKH

      Salam bapak Zainal,
      apabila kita tertinggal satu rakaat dr imam, maka ikuti saja rakaat yg didapati, kemudian setelah imam salam, bapak tidak ikut salam, melainkan berdiri menyempurnakan satu rakaat lagi baru terakhir salam

      Reply
  82. Nurdin Chotib

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.
    Ustadz kalau kita masuk masjid mana yang kita dahulukan sholat sunah qobliah atau sholat sunah tahyatul masjid.
    Terima kasih atas jawabannya.

    Reply
    • Yayuk PKH

      Salam pak Nurdin,
      adabnya ketika masuk masjid dahulukan sholat tahiyatul masjid terlebih dahulu, setelah itu sholat qabliyah
      salam

      Reply
  83. Dian Julianti

    Assalamualaikum. Mudah2 ustadz berkenan menjwb pertanyaan sy. Begini, apakah rasulullah sll melakukan sholat lidaf’il balaa-i (sholat tolak bala) stlh sholat isya & sblm sholat subuh. Mohon dijwb ustadz. Terimakasih.

    Reply
  84. devi

    assalamualaikum we.wb
    ustadz, saya mau tanya. kedua orangtua saya telah meninggal dunia. tetapi semasa hidup mereka saya sering durhaka. sekarang saya bena-benar menyesal.
    apa yang harus saya lakukan agar Allah mengampuni dosa-dosaku pada mereka.
    akankah dosa-dosa saya diampuni Allah?
    mohon jawabannya ustadz.
    terima kasih.

    Reply
    • Yayuk PKH

      Salam saudari Devi, manusia tidak ada yang sempurna pasti kita semua punya kesalaha. Ketika kita punya dosa kepada kedua orang tua kita,dan mereka sudah meninggal, bertobatlah kepada Allah dgn taubatan nasuha dan berdoalah untuk kedua orang tua kita agar mereka selqlu diberikqn ampunan dan tempat yang terbaik di SisiNya dan berbuat baiklah kepada kerabat kedua orang tua kita, bibi, paman dr bapak dan ibu, krn kedudukan mereka sama dengan orang tua kita.

      Reply
  85. Luthfiah Faqih

    Ustadz hadits ini membuat hati saya jadi galau….. mudah2an hadits ini palsu, saya tidak rela ….

    Hadis Sunan Ibnu Majjah Jilid 3. Hadis Nombor 2578.
    Mewartakan kepada kami Nashr bin ‘Ali Al-Jahdhamiy mewartakan kepada kami Abdul-Wahhab; mewartakan kepada kami Humald, dari Anas bin Malik, bahawasanya ada sekelompok orang dan ‘Urainah datang (di Madinah) pada masa Rasulullah saw. Namun mereka tidak suka menetap di Madinah. Maka beliau berkata: “Jika kalianmahu keluarlah mendapati unta betina milik kami, dan kalian boleh minum air susunya dan air kemihnya”. Maka merekapun mengerjakannya. Lalu mereka murtad dari agama Islam, dan membunuh penggembala Rasulullah saw. serta menggiring unta betinanya. Maka Rasulullah mengirim sahabat untuk mengejar mereka. Lalu mereka didatangkan kepada beliau. Beliau memotong tangan-tangan mereka dan kaki-kaki mereka serta mencungkil mata mereka- -dengan paku panas, dan meninggalkan mereka di panas terik hingga mati”.
    Tolong ustadz , saya yakin hadits ini tidak sohih …. masa sekejam itu siiih ….???

    Reply
  86. Nuril Sabaro

    Assalamualaikum Ustadz saya seorang gadis berusia 25 tahun . . Saya mau bertanya apakah saya harus terima lamaran seorang laki2 (A) yang tidak direstui oleh orang tua saya ataukah saya harus menjalani hub dengan seorang laki2 (B) yang ga tau kapan akan melamar saya dan disetujui oleh ortu tapi saya tidak terlalu sayang sama si (B) karena saya lebih sayang ke si (A) . . Ustadz saya bingung apakah saya harus nurut orang tua atau saya harus mengikuti hati saya? Mohon pendapat dan penjelasannya . .
    Terimakasih
    Assalamualaikum wr wb . .

    Reply
    • Yayuk PKH

      Salam Ukhty Nuril:
      Diantara kebingungan ukhty dalam memilih, coba dibuat daftar tulis positif dan negatif dari keduanya, kemudian mohonlah kepada Allah dengan jalan berdoa dan sholat istikharah, mohon petunjuk. Tetapi ketika istikharah, mohon untuk tidak condong kepada salah satunya. Bersikaplah netral, biarlah Allah yang memilihkan lansung dengan skenarioNya.
      Salam.

      Reply
  87. sulaiman surabaya

    assalamualaikum ustadz, dahulukan mana antara biaya menuntut ilmu dan bersedekah untuk menolong orang lain ustadz? saya sering ibah terhadap orang lain, sehingga , menuntut ilmu jadi tersingkirkan… apakah saya termasuk zolim pada diri sendiri ustad. Terimahkasih.

    Reply
    • Yayuk PKH

      Salam saudara Sulaiman:
      Memununtut ilmu itu wajib, terutama ilmu agama. Sedekah itu sunnah. Ketika kita bisa menjalankan keduanya alangkah indahnya. Ketika akan bersedekah bersedekahlah dengan kemampuan anda. Jangan sampai mengesampingkan urusan menuntut ilmu.

      Reply
  88. jefry

    assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh…..
    perkenalkan nama saya jefryasal saya dari sulawesi selatan tepatnya di kabupaten luwu,palopo utara,yang mayoritas kaum nasrani protestan
    dari kelurga ibu mayoritas islam,dari bapak 100% kristen protestan,karena anak pertama aklum jadi rebutan orang tua,terkadang saya tinggal di rumah ibu saya dan terkadang tinggal di rumah orang tua bapak saya,bila saya tinggal di rumah bapak saya terkdang saya di bawah ke geraja,perjalanan hidup yg surum saya lalui dari kecil sampai dewasa,segala perbautan maksiat saya lakukan,dan saya juga pernah sekolah di salah satu SMU kristen yg ada di kota saya,tetapi alhadulillah saya ikut ibu saya yg beragama islam,yg mendasari saya islam karna saya sering baca alkitab dan tau sedikit,selanjutnya saya baca terjemahan Al Quran,saya yakin inilah agama rahmatan ilahi..
    maksud surat saya ini kepada warung ustad,ingin belajar islam yg dalam tetapi saya tidak tau mau belajar di mana,maka dari pada itu adakah ustad yg sudi kiranya menujukkan tempat belajar yg baik,buat se umuran saya karna saya sudah umur 33 tahun,sebenarnya masih banyak perjalanan kisah spiritual saya yg saya sampaikan,tetapi saya singka saja
    demikian apa yg saya sampaikan somoga kumpulan warung ustad dapat memahami.
    NB:saya berharap ada tanggapan dari surat saya …..
    walaikum salam…..

    Reply
    • Ust. A. Lutfi Fathullah

      waalaikum salam, kami ikut mendoakan bapak supaya di beri kekuatan iman & dapat menjalani semua ini.
      belajar tidak harus di pesantren, lewat warung ustad juga sudah cukup banyak & sambil mengikuti pengajian dikampung sendiri
      baik yg di mushola maupun dimasjid, bapak harus aktif di kegiatan masjid atau suatu perkumpulan organisai islam, agar ada tempat untuk berbagi.
      kami ikut berdoa semoga Allah selalu melindungi & memberi rahmat kepada bapak.

      Reply
      • jefry

        assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatu,,,
        maaf sebelumnya
        saya beri kesimpulan tentang apa yg bapak.Ust. A. Lutfi Fathullah.sampaikan
        klu lewat warung ustad saja saya bisa,saya rasa itu masih kurang sebab saya berkeinginan mengetahui secara memdalam tentang Al Quran dan bisa melantunkan terus terang saya buta klu bhs arabnya,tp klu terjemahannya hampir Qatam,seperti juga bapak mengatakn belajar di belajar dikampung dengan mengikuti pengajian,saya rasa tidak mungkin sebab acara ini jarang sekali di adakan sebab mayoritas beragama kristen 80% dikuasai kristen sedangkan islam hanya 15% lain dari pada itu agama hindu yang ada,da untuk mengetahui agama dari ustad yg beragama islam secara mendalam,pengetahuan tentang agama yg islam di kampung saya baik itu imam di mesjid dll.sangan mines.maka dari pada itu saya berke ingina belajar mendalami islam agar bisa menyampaikan kepada mereka setiap hari,solanya kehidupan sehari sangat di pengaruhi sekali dari kaum nasrani,dan itu sangan susuh sekali untuk mereka tinggalkan,sekian dan terimah kasih,mohon di pahami niat saya ini
        walaikum salam

        Reply
    • Yayuk PKH

      Salam saudara Jefri, ada pesantren Darul Aman , letaknya di belakang pabrik coca cola. Ada juga di UIN Alauddim, di sana dosen dosennya sangat ahli di bidangnya.
      salam..

      Reply
  89. Anna

    Assalamualaikum
    Saya mau tanya apakah berdosa kalau kita menerima cinta seorang laki-laki yang notabene sudah beristri yang mana pernikahannya bermasalah dimana sang istri selalu menolak untuk memenuhi hasrat seksualnya? Apakah saya salah dan tak berbakti dengan orang tua melarangnya dan saya tetap melanjutkan perasaan ini?

    trims

    Reply
    • Yayuk PKH

      Salam saudari Anna, sebisa mungkin jauhi hub komunikasi dengan dia. Biarlah dia dan istrinya yang menyelesaikan masalah rumah tangganya tanpa ada anda di tengah mereka. Dan turuti nasehat orang tua, karena mereka tidak akan mungkin mencelakakan anaknya sendiri. Allahu yahdy jami’an (semoga Allah memberi petunjuk kepada kita semua)
      salam

      Reply
  90. slamet rianto

    assalamu alaikum pak kyai luthfi?
    tahalul bagi jemaah haji yang tanpa rambut kepala/gundul bagaimana caranya ?

    Reply
  91. Dian Julianti

    Assalamualaikum. Wr. Wb. Ustadz apakah Rasulullah mencontohkan sholat sunnah ba’da isya sambil duduk? Krn saya tahu ada jamaah yg selalu melakukannya. Selanjutnya dlm kaitannya dgn Pemilu, apakah kita wajib memilih salah satu calon padahal kita ragu2 apakah mereka bisa amanah atau tidak.Terima kasih.

    Reply
  92. Dian Julianti

    Assalamualaikum. Wr. Wb. Ustadz bolehkah kita bertanya pada seorang ahli hikmah mengenai waktu dan jam yg tepat bila akan melakukan sesuatu, krn khawatir akan terjadi sesuatu yg buruk. Mengingat kita yakin bahwa Allah SWT telah menciptakan waktu dgn sebaik-baiknya. Atau apakah hal ini mjdkan kita tdk yakin pd Allah. Mohon penjelasannya Ustadz. Terimaksh.

    Reply
  93. Dian Julianti

    Assalamualaikum. Wr. Wb. Ustadz sy mau bertanya soal tanda2 alam yg berpengaruh terhdp kehidupan seseorang. Kalau tdk salah kita tidak boleh mempercayai tanda2 spt “suara burung tertentu yg menandakan akan ada orang yg meninggal atau kalau kejatuhan cicak maka akan mengalami kesialan, yg spt itu apa hukumnya boleh atau tidak? Bgmn kalau dgn mekarnya bunga wijaya kusuma katanya akan mendapatkan keberuntungan, bolehkah kita mempercayai hal2 spt itu? Trmksh Ustadz.

    Reply
  94. Rachmad

    Assalaamu’alaikum, Pak Ustad Saya mau bertanya & sebelumnya saya juga mau cerita, ini tentang istri saya, awalnya ia pergi berobat ketempat ustads, orang sekitar menyebutnya seperti itu entah itu berobat apa saya juga tidak tau,.. nah setelah itu saya ko melihat tingkah laku istri saya semakin aneh gitu sering dia ngomong kesaya kalo dia sering diikuti oleh seorang ratu, atau hal-hal yang berbau mistis…. saya tambah pusing jadinya pak,,ini ada BBM istri saya yang dikirim kesaya “Debu bisa terbang kan karna ada angin, papah percaya adanya angin , nah sekarang apa yg ada dalam diri mamah gk perlu dilihat seperti debu tapi cukup dirasakan aja, kemana kita melangkah kekanan atau kekiri itu kita yang menentukan bukannya angin, dulu aku emang putri Tunjung Buih ( seorang ratu didaerah amuntai putri dari batara gangga terletak di provinsi kalimantan selatan yang diperistri oleh pangeran suryanata seorang pangeran berasal dari kerajaan majapahit) diutus kedunia dengan 3 sodariku yaitu Putri Pantai Selatan istri Sunan Ampel.. dan putri karang Mlenuk dikutai kartanegara istri dari pangeran aji, aku terpilih karna aura mamah yang kuat, mmh terpilih karena 2 hal darah & terpilih, Ibu mamah dari lamongan, lamongan tuu kanuragan yang artinya ada 2 yaitu Paranormal & Ulama sedangkan bapak ku dari nganjuk yang artinya besi, emang sulit dinalar pake pikiran tapi pph tau udah banyak memperlihatkan apa yang ada dalam diri mmh, gak 1 atau 2 orang ustat, para habib pun bilang demikian, mamah seperti botol aqua yang kosong gak ada airnya tapi dalam botol tu penuh dengan apa yang mamah miliki, mamah bisa dalil al-Qur’an itu bukan karena jin islam atau batil karna apa yang ada dalam diri mamah sendiri yang mengeluarkannya, banyak orang2 yang sakit disekeliling kita udah tugas mamah untuk bangkit membantu mereka, maaf pa mamah agak ngelantur tapi papah harus percaya mamah, gak perlu mamah kasih lihat apa yang ada tapi papah cukup merasakannya,..papah tau gelang yang mamah pake ini… sampai sekarang gak bisa hilang karena memang mamah gak pernah melepasnya nah begitu juga yang ada dalam diri mamah gak bisa hilang atau dibuang karna jelas mamah udah dipilih”.. yang saya mau tanyakan pak ustad apakah ini sesuai dengan ajaran islam kalo tidak tolong jelaskan pak? dan apakah yang harus saya lakukan untuk menyadarkan istri saya jika seandainya pikiran dan subgestinya seperti ini pak? itu saja dari saya terima kasih,,,Wassalamualaikum wrahmatullah hi wabarakatuh

    Reply
  95. tyo

    Assalaamu’alaikum wr.wb pak kyai
    apakah kita perlu shalat istikharah sebelum melamar seseorang walaupun sudah yakin bahwa yang saya lamar sama sama saling cinta antara saya dan calon saya?terima kasih

    Reply
  96. Rieta

    Assalamu’alaikum.. Ustad..
    saya mau tanya.. bedanya anak haram sama anak di luar nikah tu sama ap beda ya? saya bngung dg sttus saya saat ni..

    Reply
    • Lutfi

      wa ass.
      Dalam islam tidak ada anak haram, yang ada anak di luar nikah. karena yang berdosa bukan anak, tapi kedua orang tua.
      Bagi yang berstatus seperti ini, jangan dipusingkan, krn tidak ada yang salah di diri anda. Di mata Allah, anda bisa menjadi jauh lebih baik dibanding dengan anak didalam nikah asal anda lebih bertaqwa dari mereka.
      Perbedaan fikh cuma 2. wali sama waris. utk wali maka wali anda adalah kakak kandung dari ibu yang sama. untuk waris, anda tidak bisa menerima waris tapi boleh menerima hibah yang mungkin besarannya sama atau lebih besar.
      wassalam
      DR Ahmad Lutfi Fathullah, MA

      Reply
    • sabar

      mbak…tidak ada istilah anak haram, krn anak itu adalah titipan Allah, orang tua nya lah yang haram…telah terbujuk setan dengan melakukan perbuatan zinah. itu saja mbak rita

      Reply
  97. agus

    Assalamualaikum ustadz….,
    Mana yg lebih utama, melaksanakan rukhsoh dalam sholat safar atau sholat tepat pada waktunya (karena mampu), mohon pencerahannya ustadz…..

    Reply
    • Lutfi

      Wa ass.
      Berdasarkan kajian hadis sahih al-Bukhari tvri edisi Januari kemarin tentang sifat-sifat Rasulllah saw, maka pilihannya bukan afdol yang mana, akan tetapi lebih mudah yang mana buat anda sendiri. Jika lebih mudah jama’ ya pilihlah itu. tapi jangan menyalahkan orang lain yang memilih taam. Begitu juga denga awal atau tengah.
      Wassalam
      DR Ahmad Lutfi Fathullah, MA

      Reply
  98. Angga Kurniawan

    Allah mengabulkan doa kita dari apa yang kita inginkan atau dari apa yang kita butuhkan ?

    Reply
  99. ivo

    Assalamualaikum.wr.wb.pak,sy menikah 2th.suami sy kl marah sering sms gertak dgn kata cerai,saat sy hmil 3x terucap cerai.total sudah 5x..sy blg pd suami qt sdh tdk syah,,sbaiknya qt akad lg.tp suami sy tdk mau dan dy brkykinan bhw talak yg diucapkanya krn emosi tinggi dan tidak sdar.padahal stahu sy saat itu dy dlm keadaan sdar.sbnrny yg bnr bgaimana ustad?sy tkt kl trnyt slama ini yg sy lakukan bkn ibadah tp dosa..

    Reply
    • Lutfi

      wa ass.
      Ibu benar. menurut hemat saya, suami ibu sudah menceraikan ibu. apalagi sudah 5 x sms. Nikah dan Cerai tidak ada kata becanda.
      Itu pendapat saya, tolong ditanyakan lagi kepada ULAMA lainnya, jangan ustadz yg pengetahuannya masih kurang.
      Wassalam
      DR Ahmad Lutfi Fathullah, MA

      Reply
  100. Muhammad Hafidz

    Istri teman saya sedang koma di RS, dia menggunakan ventilator untuk membantu teteap hidup. apa hukumnya apabila si suami melepas dengan ikhlas ventilator sang istri, karena menurut dokter sudah tidak bisa disembukan lagi ( Kanker otak )

    Reply
    • Ust. A. Lutfi Fathullah

      waalaikum salam, semoga teman anda taba & sabar menerima ujian ini.
      secara fiqih ventilator bukanlah kondisi normal. jadi klo diangkat pun tidak apa2 sekalipun berakibatkan meninggal nya seseorang, namun bukan karna itu dia meninggal.

      Reply
  101. hestu

    assalamu’alaikum ustadz…,
    mohon penjelasannya bagaimana tentang satu kali puasa dengan dua niat.contohnya puasa qodo beserta puasa sunnah itu gimana ?

    Reply
    • Yayuk PKH

      Salam saudara Hestu,
      Ketika ada hukum wajib bertemu dengan sunnah, maka yg akan terhitung adalah hukum amalan yg wajib. Maka ketika anda berpuasa qadha berbarengan dgn puasa sunnah maka yg sunnah tidak terhitung. Krena wajib tetap harus didahulukan, kecuali ketika amalan sunnah bertemu dgn sunnah juga itu dibolehkan.
      wassalam

      Reply
    • Lutfi

      wa ass.
      Ada 2 pendapat ttg batas ahir shalat isya’. Pertama sampai tengah malam, kedua sampai datang subuh. Pendapat tengahnya adalah batasnya sampai subuh, tapi sarannya jangan ditunda sampai lewat tengah malam. Pendapat tengah ini yang paling banyak diambil ulama.
      wassalam
      DR Ahmad Lutfi Fathullah, MA

      Reply
    • Yayuk PKH

      Salam, saudari Dian.
      Batas antara sholat yg satu dengan sholat yang lain adalah dengan adanya kumandang adzan sholat yg hadir saat itu dengan adzan sholat berikutnya.Batas sholat Isya adalah dari adzan isya’ sampai sebelum adzan subuh.
      Wassalam.

      Reply
  102. agus

    Assalamualaikum ustadz..,
    Mohon penjelasannya apa yang dimaksud dengan sujud seperti onta..?
    Terima kasih.

    Reply
    • Yayuk PKH

      salam pak Agus..
      sujud seperti onta adalah mendahulukan lutut kaki dibandingkan tangan dan hal itu dilarang. Sebagaimana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

      “Apabila salah seorang sujud maka janganlah dia menderum seperti menderumnya unta, dan hendaklah dia meletakkan kedua tangannya sebelum kedua lututnya.” (HR. Abu Dawud, At-Tirmidzy, dan An-Nasa’I, sanadnya dibaguskan oleh An-Nawawy di Al-Majmu’ 3/396, dan dishahihkan oleh Syeikh Al-Albany di Al-Irwa 2/78)

      Reply
      • Agus

        Assalamualaikum ustadz..,

        Terima kasih atas jawabannya (9 Jan14_ “Sujud seperti unta”), namun bagaimana korelasinya dgn pertanyaan saya tanggal 9 des 13 yg dijawab 17

        Des 13 sbb:
        Assalamualaikum ustadz,
        Mohon pencerahannya tata cara sujud yang benar (dengkul dulu atau tangan dulu)…Terima kasih banyak
        December 9th, 2013 Reply

        *
        Yayuk PKH

        Wa’alaykum salam
        Rasulullah ketika hendak sujud, pertama beliau meletakkan kedua lututnya terlebih dahulu, kemudian kedua tangannya, setelah itu keningnya. Saat bangkit dari sujud, beliau mengangkat kepala lebih dahulu, lalu kedua tangannya, dan setelah itu baru kedua lututnya.
        Wassalam.
        December 17th, 2013

        Maaf, saya belum dapat memahami jawaban ini krn sepertinya ada 2 jawaban yg tdk sejalan, mohon pencerahannya ustadz…..
        Jazakalloh khoiran katsiro…

        Reply
        • Ust. A. Lutfi Fathullah

          waalaikum salam
          saya ralat jawaban dari staf saya, bersama ini saya kutipkan penjelasan yg menurut saya lebih konfrehensif
          Larangan Cara Sujud Seperti UNTA

          Adalah sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah r.a yang menyebutkan bahwa Rasulullah telah bersabda : ‘Jika salah seorang dari kamu hendak sujud, maka janganlah menyungkur seperti menyungkurnya unta untuk duduk, hendaklah ia meletakkan kedua tangannya terlebih dulu sebelum kedua lututnya’,”(Shahih, HR Bukhari dalam at-Taariikhul Kabiir [I/139], Abu Dawud [840], an-Nasa’i [II/207], Ahmad [II/381], al-Baghawi dalam Syarhus Sunnah[643], ad-Darimi [I/303], ad-Daraquthni [I/345], ath-Thahawi dalamSyarah Musykilul Aatsaar [182], al-Baihaqi [II/99-100]).

          Perkataan Rasulullah berupa larangan menyerupai unta ketika menyungkur untuk duduk, ternyata menjadi perdebatan dikalangan ulama, dalam memahami larangan menyerupai unta tersebut, sehingga sampai ada pendapat yang menyatakan bahwa matan hadits tersebut bertentangan antara kalimat yang awal dengan yang akhir, sebagaimana perkataan Atthahawi, sbb :

          “Ath-Thahawi berkata dalam Musykilul Aatsaar (II/168-169), “Ada yang berkata, ‘Ini adalah perkataan yang mustahil, karena beliau melarang menyungkur sujud seperti menyungkurnya unta. Unta justru menyungkur dengan meletakkan kedua tangannya sebelum meletakkan kedua lututnya.’ Apa yang dilarang di awal haditsjustru diperintahkan di akhir hadits.

          Sampai dengan saat sekarang pun ternyata pedebatan tentang hal ini masih terjadi, dan masalah pokok dalam perdebatan adalah tantang memahami manakah yang dimaksud dengan lutut unta dan manakah yang dimaksud dengan tangan unta. Ada yang berpendapat bahwa jika ketika menyungkur untuk sujud itu dengan mendahulukan dua tangan menapak di lantai baru kemudian menapakkan lutut, maka justru hal ini menyerupai unta karena dua kaki unta yang di depan difahami sebagai tangan. Sebaliknya pendapat yang lain menyebutkan bahwa jika mendahulukan dua tangan untuk menapak ke lantai baru kemudian menapakkan dua lutut, maka hal ini justru tidak menyerupai unta, karena lutut unta berada di kedua kaki depan unta, bukan terletak di kedua kaki belakang unta.

          Jika diperhatikan dengan kaidah secara umum, maka unta adalah termasuk binatang berkaki empat yang tidak memiliki tangan. Jika ada yang menganggap bahwa dua diantara ke empat kaki unta itu sebanarnya adalah tangan unta, maka pendapat seperti ini bukan merupakan pendapat yang umum, bahkan bisa saja dinilai cenderung condong kepada teori evolusi darwin yang di dalam hasanah keilmuan islam, teori evolusi darwin ini masih bermasalah dan bahkan dinilai bertentangan dengan petunjuk Al-qur’an tentang teori penciptaan manusia dan binatang.

          Jadi akan lebih hati-hati dan insyallah akan lebih mudah difahami dengan pemahaman yang umum ( common sense ) bahwa unta itu memiliki empat kaki (dua kaki depan dan dua kaki belakang) dan tidak memiliki tangan.

          Dari pembagian ke empat kaki unta menjadi 2 kaki depan dan 2 kaki belakang ( lihat gambar-1 di atas ) maka insya Allah tidak ada pertentangan dalam hal ini. Sehingga kembali pada persoalan matan dalam hadits riwayat Abu Hurairoh di atas, maka yang dimaksud dengan larangan “menyerupai” dengan binatang unta tentunya bukan pada persoalan tangan, karena unta tidak memilik tangan, jadi maksud larangan “menyerupai” unta dalam hal ini adalah larangan “menyerupai” dalam hal cara menggerakkan kaki. Perhatikan gambar di bawah ini :

          Pada saat kaki unta bergerak untuk menyungkur, maka 2 kaki depan unta seperti terlihat pada gambar-A
          di atas tentu lebih menyerupai posisi kaki manusia ketika bergerak untuk menyungkur, sedangkan gambar-B menunjukkan posisi 2 kaki belakang unta yang jelas tidak mungkin bisa ditiru/disamakan dengan posisi gerakan kaki manusia (perhatikan kaki belakang unta dengan 2 buah tekukan sendi yang tentunya tidak mungkin terjadi pada kaki/tangan manusia).

          Jadi larangan “menyerupai” gerakan unta ketika hendak duduk adalah larangan menggerakkan (memposisikan) kaki sebagaimana gerakan 2 kaki bagian depan dari unta dengan gerakan yang menumpu hanya pada ke dua lutut kaki depan nya (perhatikan gambar-B, bahwa lutut unta juga terdapat pada ke 2 kaki belakang nya, malahan ada 2 lutut pada setiap kaki belakang unta, yang jelas tidak terdapat pada kaki manusia yang hanya memiliki satu lutut pada setiap kakinya). Jadi bukan larangan “menyerupai” posisi tubuh unta dengan ke empat kakinya ketika bergerak untuk duduk, sebagaimana ditunjukkan pada gambar-C, dengan menganggap 2 kaki depan unta sebagai tangan kita dan 2 kaki belakang sebagai kaki kita.

          Karena posisi kaki depan dan kaki belakang unta ketika sedang berdiri dan ketika menyungkur akan tetap bertumpu pada ke empat kakinya, hanya saja cara unta menggerakkan 2 kaki depanya lebih mirip dengan cara manusia menggerakkan kakinya ketika hendak menyungkur, dan kesamaan cara inilah yang menjadi larangan dari Rasulullah.

          Maka tepat sekali sabda Rasulullah di dalam matan hadits riwayat Abu Hurairoh di atas pada kalimat ke dua, yaitu “hendaklah ia meletakkan kedua tangannya terlebih dulu sebelum kedua lututnya”, karena dengan meletakkan/menapakkan ke dua tangan kita ke lantai sebelum ke dua lutut kaki, maka tumpuan berat badan akan berada pada dua telapak tangan, bukan pada ke dua lutut. Sehingga dengan demikian menjadi berbeda dengan gerakan ke 2 kaki depan unta yang menumpukan berat badannya pada ke 2 lutut kaki depan sesaat sebelum menyungkur. Dan gerakan dengan mendahulukan tumpuan pada ke dua telapak tangan ketika hendak menyungkur, baru kemudian menapakkan ke dua lutut ke lantai tentu tidak akan pernah bisa dilakukan seekor unta, karena unta tidak memiliki tangan. Tetapi sebaliknya jika tatkala hendak menyungkur lebih mendahulukan gerakan lutut untuk menapak ke lantai baru kemudian menyusul ke dua telapak tangan untuk menapak ke lantai, maka posisi ketika ke dua lutut sudah menapak kelantai sedangkan ke dua telapak tangan belum menapak kelantai, pada keadaan itulah akan mirip dengan gerakan ke dua kaki depan unta ketika hendak menyungkur. Dan inilah yang menjadi larangan Rasulullah sebagaimana tersebut dalam hadits riwayat Abu Hurairoh di atas.

          Semoga menjadi tambahan wawasan dalam mendalami gerakan tubuh dalam pelaksanaan sholat.
          Wallaahu a’lam bishowaab…..

          sumber :http://anasyith.blogspot.com/2013/02/larangan-cara-sujud-seperti-unta.html
          oleh : Ahmad Nasyith

          Reply
  103. maszito

    Assallamuallaikum Wr Wb
    - Wanita yang menikah lagi karena ditinggal mati suaminya, maka wanita tersebut menjadi istri bagi suaminya yang terakhir dan berarti tidak akan bertemu dengan suami yang pertama,
    Maaf, saya jadi ragu untuk menikahinya ustad, karena saya merasa kasihan padanya, saya tidak sebaik suaminya yang pertama, yang ahli agama(seorang ustad), saya Cuma merasa kasihan dia beranak yatim banyak.
    - Saya pernah baca, bahwa tante(adik kandung bapak) tidak boleh dinikahi oleh keponakan, tapi bagaimana bila tante tersebut yang sudah sampai berumur 45 tahun belum ada yang menikahinya, apakah boleh keponakannya menikahi?, saya merasa kasihan padanya

    Reply
    • Lutfi

      wa ass.
      Betul bu, wanita akan bersama suami terahir di surga, kalau dua-duanya masuk surga. kalau suaminya di neraka, maka istri akan ditemani bidadara.
      ada syarat lain untuk bersatunya suami dan istri di surga selain kedua duanya ada di surga, yaitu tingkatannya sama. Jika tidak maka yang tinggi bisa menarik yang rendah.
      Soal kedua:
      Bibi dg ponakan haram menikah larangan itu abadi. yang larangan sementara adalah ipar. sumai boleh menikahi adik iparnya dg syarat dia sudah cerai dg istri sekarang, baik cerai hidup atau cerai mati.
      Wassalam
      DR Ahmad Lutfi Fathullah, MA

      Reply
  104. sabar

    assalamu’alaikum
    pak ustad saya mau tanya, saya bercerai sdh 3thn, dan entah kenapa saya ber niat rujuk. Pertanyaan :
    1. Apakah niat saya dlm hati utk merujuk sudah jatuh rujuk saya ( sampai saat ini saya sdh bicara sama mantan istri namun secara sindiran untuk rujuk)
    2. Apakah di perbolehkan saya bersama anak2 dan mantan istri pergi ber sama2 dan menginap?
    jazakaullah

    Reply
  105. ferdi

    Assalamualaikum. Boleh kita menyentuh AlQuran tanpa wudhu? Saya sering menyentuh AlQuran tanpa wudhu. Apalago AlQuran yg di smartphone saya.

    Reply
    • Yayuk PKH

      Salam pak ferdi
      Apabila yang disentuh Al qur-an beserta terjemahan tidak ada wudhu maka tidak masalah. Begitu pula Al Qur-an di Smartphone tidak ada wudhupun tidak masalah, asalkan jangan memegang tulisan bacaan Al qur-annya.
      Salam

      Reply
    • Damar Iriana

      Assalammu’alaikum wr,wb
      Pak ustad saya mau tanya Apabila sholat shubuh tidak menggunakan do’a qunut boleh kah? Wass.Trim’s

      Reply
  106. kasini

    Assalamu’ alaikum wr.wb.

    Ustaz, saya mau tanya saya mempunyai masalah keluarga dgn suami sy,selama sy menikah dg suami sy, suami sy tidak pernah memberikan nafkah lahir batin selama setahun, bagaimana hukumnya ustaz…? kami sudah mempunyai buah hati satu,sy sebenarnya tidak mau pisah krn ank sy ustaz, tp bagaimana sedangkan suami sy selingkuh dg wanita lain. tapi pulang jg kerumah seminggu sekali klu malam dia selalu keluar dan pulang pagi,selalu sy di bohongin terus. suami sy selalu marah2 sama sy krn sy selalu tanya kmn dia pergi. Mohon masukan dari ustaz agar sy tidak salah dalam mengambil sikap. Terimakasih atas masukan dan saran dari ustaz sebelumnya. Wassalam…..

    Reply
    • Yayuk PKH

      Salam.. ibu Kasini.. tanggung jawab menafkahi lahir dan dan adalah kewajiban suami. Apabila itu tidak dipenuhi maka yang berdosa adalah suami ibu. Ketika ibu mau bersabar, itu adalah pilihan ibu kalaupun ibu mau meminta bercerai, itupun hak ibu juga..
      Semoga Allah memberikan taufik dan hidayah dan melancarkan apa yang Allah Ridho kepada jalan hidup ibu dan keluarga.
      Sholat tahajud dan mohon kepada Allah petunjuk yang terbaik.
      Wassalam.

      Reply
  107. nuril huda

    Assalamulaikum Ustad…
    bagai mana hukumnya melukis foto orang..?krn profesi saya sbg seniman
    mohon penjelasan ustad..

    Reply
  108. AGUS

    Assalamu’alaikum ustadz…,
    Terima kasih atas jawaban sebelumnya…
    Ustadz.., berkenaan dengan pelaksanaan sholat dlm perjalanan, mana yg lebih utama, melaksanakan jama qoshor krn telah terpenuhi semua persyaratannya atau tidak jama qoshor karena masih dapat melaksanakan tepat waktu…?
    Mohon pencerahannya….

    Reply
    • Yayuk PKH

      Ketika syarat Jama’ Qashar sudah terpenuhi, sebaiknya diambil karena Allah sudah memberikan rukhsah atau keringanan bagi musafir dengan hal tersebut. Sebagaimana Allah memberikan hadiah kepada hambanya, apakah hambanya akan menolak ketika Allah memberikan keringanan di safarnya? Allahu a’lam. Sebenarnya sebagai bentuk penghambaan kita kepadaNya, sebaiknya hal tersebut diambil. sebagai mana hadits:

      Hal ini berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Mu’adz bin Jabal RA;
      “Pada perang Tabuk, Rasulullah saw berangkat bersama kami menuju Tabuk. Saat itu Rasulullah saw menjama’ shalat dzuhur dengan ‘ashar dan maghrib dengan isya’. Pada hari lain, beliau mengakhirkan shalat, kemudian beliau keluar (dari tendanya) melaksanakan shalat dzuhur dan ‘ashar bersamaan –dijama’-. Kemudian keluar lagi (dari tendanya) melaksanakan shalat maghrib dan isya’ dengan menjama’ keduanya.” (HR. Muslim)

      Hadits di atas menjelaskan bahwa Rasulullah saw pernah menjama’ shalat saat menginap di tendanya dalam sebuah perjalanan.

      Kesimpulannya, Menurut Imam Syafi’i jika bapak meniatkan tinggal di tempat tujuan safarnya empat hari atau lebih maka ia tidak boleh mengqashar dan menjama’ shalat, karena statusnya sebagai musafir telah hilang dengan niatannya tadi.

      Wassalam
      * Dikutip dari An-najah.net (Mas’ud Izzul Mujahid –dari islamweb.net, islamq.info dan berbagai sumber lainnya-)

      Reply
  109. Manda

    Asslamu’alaikum…Mau tanya ustad,katanya hari jumat itu tidak baik untuk puasa…tapi jika ayyamul bidh jatuh pada hari jumat boleh puasa tidak???lalu jika sedang puasa daud juga jika kebetulan hari jumat waktu puasanya,dilewati atau tetap boleh berpuasa???terimakasih.Wassalamu’alaikum

    Reply
    • Ust. A. Lutfi Fathullah

      waalaikum salam
      iya, jika hari Jum’at tersebut dikhususkan untuk berpuasa. Namun tidak ada masalah jika bertepatan dengan kebiasaan puasa Daud atau puasa ayyamul bidh. Juga tidak ada masalah berpuasa pada hari Jum’at jika diikuti dengan berpuasa pada hari sebelum atau sesudahnya.

      Reply
  110. Enjang Setiono

    Assalamualaiku ustadz…
    saya kepengen belajar sunnah2 nabi yang shahih, mulai dari tidur sampai tidur lagi. saya ingin belajar tentang konsep islam, dan maksud islam sebenarnya…
    Mohon bimbingannya pak Ustad,
    Karena saya bingung di Indonesia ini banyak sekali firqoh yang semuanya menyatakan bisa menuju surga..

    Reply
    • Yayuk PKH

      Salam bapak Enjang,
      Silahkan bapak ikuta Kajian Kitab Kuning Sahih Bukhari dan Bulughul Maram di Pusat KAjian HAdis setiap Ahad BA’da Ashar Jl. GAtot Subroto kav 26 Setiabudi Kuningan Timur Jakarta Selatan.

      Reply
  111. zaenal

    assalamualikum wr.wb pak ustad,,
    saya mau berrtanya,,,
    dulu pas saya SMA kan mengikuti ujian
    nasional ,…pas UN tersebut saya minta jawaban ke teman,,,walpun hanya untuk mencocokan jawab saja,,,setelah UN Selesai kan ijazahnya keluar,,,ijazah itu digunakan untuk mencari pekerjaan(kerjaanya si halal),,,setelah bekerja saya risau,,,apakah ini haram atau
    halal,,,tolong dibantu ya pak ustad,,terima kasih
    wassalamualaikum wr.wb

    Reply
  112. anna

    Assalamualaikum wr wb
    Apabila seorang istri sholehah mendapatkan suami tidak sholeh, tidak mampu memberi nafkah, tidak penyayang dan tidak bertanggung jawab. Bukankah laki2 baik dapat perempuan baik dan sebaliknya. Apa maknanya ini? Karena si istri terus berdoa agar sang suami diberi hidayah. Padahal sang suami terus menebar masalah. Memang sang suami tidak judi, mabuk, zinah dan kdrt. Maka sang istri masih bertahan. Lalu bagaimana seharusnya sang istri memandang semua yang terjadi dalam hidupnya? Takdirkah? Hukumankah? Harus bagaimana sebaiknya sang istri menghadapi masalah ini? Karena kelakuan suaminya yang berhutang selalu jadi masalah istri. Belum lagi harus membiayai keluarga karena suaminya tidak peduli.
    Mohon jawabannya. Terimakasih banyak.
    Wasssalamualaikum wr wb

    Reply
    • Yayuk PKH

      Salam bu Anna,,
      jawaban ibu sudah kami sampaikan kepada Dr. A.Lutfi FAthullah dan sudah dijawab di dalam Kajian Kitab Sahih Bukhari tanggal 29 Desember 2013. mohon ibu buka video ceramah Dr. Ahmad Lutfi Fathullah.
      Semoga Allah memberikan taufik dan hidayah kepada kita semua. aamiinn..
      Salam..

      Reply
  113. ria

    Assalaamu’alaikum. Saya pernah membaca dan mendengar bahwa memberi ucapan selamat Natal kpd yang merayakannya itu adalah haram hukumnya. Adakah Hadist shohihnya pak Ustad?terimakasih

    Reply
  114. Dheni

    Assalamualaikum, saya mau bertanya. dulu saya diberi amanah untuk mengurus uang buku oleh guru smp saya, seiring waktu saya lupa untuk mengembalikan uang yang telah terkumpul kepada guru saya sampai saya lulus smp. bagaimana menyikapinya?terima kasih

    Reply
    • Yayuk PKH

      salam saudarilsaudara Dheni..
      pertama di cek dulu catatan yang ada berapa uang yang diamanahkan anda simpan. setelah itu sampaikan amanh uang tersebut ke sekolah tepatnya ke pihak guru yang berkaitan dengan amanah tersebut. Semoga Allah lancarkan anda dalam pengembalian amanah uang tersebut.
      salam

      Reply
  115. Hamdan Syukron

    Assalamu’alaikum..maaf sy mau tanya.gmn hukumnya penjualan MLM yg di dirikan ustadz Yusuf Mansur?yang VSI.Makasih

    Reply
  116. tyo

    Assalamu’alaikum Wr Wb Kyai..
    saya mau tanya software Alqur’an yang apabila kita mencari semisalnya tentang bab nikah otomatis akan muncul dari surat ini dan ayat ini,.itu namanya Al Qur’an apa Kyai..sukron..

    Reply
  117. siti

    Assalamu’alaikum wr.wb
    bagaimana caranya berbakti pada kedua orang tua setelah menikah ustadz?, apa lagi dengan kondisi tempat tinggal yang berjauhan..
    mohon jawabannya ustad……..
    syukran

    Reply
  118. Wahyu Sulistiono

    Assalamu’alaikum
    ustadz, bagaiman seseorang yang menjual kembang api, terompet untuk menafkahi keluarganya….
    apakah dibolehkan,,,,???
    terima kasih atas jawabannya

    Reply
  119. siti

    Assalamu’alaikum,
    saya mau tanya ustadz tapi sebelumnya asya mau cerita dulu,
    masa laluku penuh dosa dan maksiat ustadz, saya sering buat ibu menangis bahkan saya pernah berzina, sering kali bertaubat dan berjanji tidak mengulangi lagi tapi setiap kali pula aku tetep melanggar janjiku dan tidak terhitung lagi berapa kali aku berzina, tapi Alhamdulillah sekarang saya udah menikah dan tertutup pintu untuk melakukan dosa zina lagi, namun dosa2 yg saya lakukan masih teringat terus, saya berusa memperbaiki diri, sholat taubat tapi saya takut Allah taubat saya tidak diterima Allah karna saya berhenti faktor sudah menikah mungkin klu belum menikah saya masih melakukan dosa besar itu. apa yang harus saya lakukan agar taubat ditrima Allah SWT???
    mohon jawabannya ustadz….

    Reply
    • Yayuk PKH

      Wa’alaykum salam
      Selalu bertobat kepada Allah dengan tobatan nasuha.. dan jangan mengulanginya lagi. Selalu iringi setiap setiap langkah dengan kebaikan , kerjakan amalan2 sunnah, membantu orang, memperlancar urusan orang lain , bersedekah dan apapun kebaikan yang didasari dengan hati yang ikhlash. Setidaknya ini untuk membayar amalan yang buruk di waktu silam, semoga Allah menerima amalan baik kita sebagai penghapus keburukan di masa lalu.
      Semua tidak ada kata terlambat, selama nyawa masih ada. Tetap terus buat kebaikan dan hindari kemaksiatan.
      Wallahu a’lam bishawab.

      Reply
  120. maszito

    Assallamuallaikum Wr Wb
    - Saya seorang duda dan tidak ahli dalam agama, bolehkah saya menikahi janda beranak yatim mantan istri ustad/kyai/ahli agama?
    - Saya sangat mencintai almarhum istri saya dan dia juga sangat mencintai almarhum suaminya, bolehkah saya menikahinya dengan alasan menolong dan belajar agama darinya?
    - Benarkah istri yang tinggal mati suaminya tidak akan bertemu di akherat nanti bila istrinya tersebut menikah lagi?
    Sebelumnya saya mohon maaf bila ada kesalahan yang saya lakukan
    Wassallamuallaikum Wr Wb

    Reply
    • Ust. A. Lutfi Fathullah

      waalaikum salam,
      boleh,
      benar karna Wanita yang ditinggal mati suaminya, kemudian si wanita menikah lagi, maka dia menjadi istri bagi suaminya yang terakhir
      boleh atau tidak anda menikahinya, jawabannya boleh

      Reply
      • maszito

        Assallamuallaikum Wr Wb
        - Wanita yang menikah lagi karena ditinggal mati suaminya, maka wanita tersebut menjadi istri bagi suaminya yang terakhir dan berarti tidak akan bertemu dengan suami yang pertama,
        Maaf, saya jadi ragu untuk menikahinya ustad, karena saya merasa kasihan padanya, saya tidak sebaik suaminya yang pertama, yang ahli agama(seorang ustad), saya Cuma merasa kasihan dia beranak yatim banyak, tolong ustad beri solusi buat saya…
        - Saya pernah baca, bahwa tante(adik kandung bapak) tidak boleh dinikahi oleh keponakan, tapi bagaimana bila tante tersebut yang sudah sampai berumur 45 tahun belum ada yang menikahinya, apakah boleh keponakannya menikahi?

        Reply
  121. Meliana Mansoer

    Assalamualaikum ust. Kemarin, hari ini sy sedang puasa qiy bid dan sy jg udh niat puasa utk bsk krn bsk tgl 15 syafar. Tetapi swm sy melarang puasa bsk krn sy ingin pergi ke malang by kereta. Apakah sy hrs menuruti suami krn sy merasa kurang jika sy tidak berpuasa pd tgl 15 besok. Trims ust.

    Reply
  122. taufiq

    aslmkm, ustad saya ingin bertanya tentang rakaat salat. seseorang dihitung mendapat satu rakaat salat ketika mendapatkan rukuk atau mendapatkan fatihah. tolong disertakan hadis dan penjelasannya.

    syukron

    Reply
    • Yayuk PKH

      Wa’alaykum salam.
      Maksud pertanyaan mungkin seorang makmum yang masbuk.
      Apabila makmum mendapatkan imam dalam keadaan ruku’, maka telah mendapatkan satu rakaat meskipun makmum belum membaca tasbih, kecuali setelah imam bangkit dari ruku’ berdasarkan keumuman sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:

      “Barangsiapa yang mendapatkan satu rakaat shalat berarti dia telah mendapatkan shalat tersebut.” (Dikeluarkan oleh Imam Muslim dalam Shahih-nya)

      Dan maklum, bahwa rakaat itu didapatkan dengan mendapati ruku’ berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dalam Shahih-nya dari Abu Bakrah Ats-Tsaqafi radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya dia masuk ke masjid pada suatu hari dalam keadaan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam sedang ruku’, maka dia pun ruku’ sebelum masuk ke dalam shaf, tatkala Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam telah salam, beliau shallallahu ‘alaihi wasallam berkata kepadanya:

      “Semoga Allah menambah semangat padamu, jangan diulangi.”

      Dan beliau tidak memerintahkan untuk mengulangi rakaatnya tersebut. Hanya saja beliau melarangnya untuk tidak mengulangi ruku’ sebelum sampai di shaf. Maka bagi makmum yang masbuq hendaknya tidak tergesa-gesa untuk ruku’ hingga benar-benar masuk dalam shaf. Wallahu waliyyut taufik.

      Reply
  123. Ahmad

    Assalamu’alaikum, Ustad/ustadzah. ketika seseorang serius, akan sampai ke jenjang pernikahan apakah harus saling terbuka mereka berdua, tentang keadaan dirinya masing-masing . seumpama : cacat fisik, atau sakit yang tidak terlihat nampak dari luar. terimakasih.

    Reply
    • Yayuk PKH

      Wa’alaykum salam.
      Untuk ke arah jenjang pernikahan memang kedua belah pihak harus saling terbuka untuk urusan seperti cacat fisik atau sakit yang di derita calon pasangan. agar tidak ada yang merasa ditipu (yang berkaitan dengan kenyamanan pasangan).
      Wassalam.

      Reply
  124. amirullah

    bagaimana hukumnya untuk orang yang meninggalkan sholat khususnya sholat jumat dikarenakan ada hal yang penting dan tidak bisa diganti pada waktu yang lain.makasih

    Reply
    • Yayuk PKH

      wa’alaykum salam.
      Tugas yang penting yang ditanyakan tidak dijelaskan rinci. Hal yang penting yang tidak bisa diganti di waktu yang lain yang berkaitan dengan nyawa seseorang (sperti dokter) atau tugas negara seperti polisi yang mengamankan suatu demo atau tugas penting yg darurat , hal ini masih bisa masuk ke dalam hukum darurat dan boleh untuk tidak mengerjakan sholat jumat. Di luar itu tetap masih ada kewajiban untuk melaksanakan sholat jumat.

      Reply
  125. Nugroho

    Assalamu’alaikum wr wb
    Ustd/Ustdzh saya mau bertanya, suatu ketika saya bangun malam agak mepet subuh, sehingga langsung bersegera wudhu dan solat tahajud. selesai solat saya baru sadar kalau baju saya terkena iler, karena tak sengaja tercium bau tdk sedap. Saya mau ulang lagi namun sudah mepet sekali dengan adzan. hukumnya seperti apa ya? mohon bimbingannya

    Reply
    • Yayuk PKH

      Wa’alaykum salam.
      Air liur, keringat, air mata dan kotoran yang keluar dari hidung, semuanya suci. Karena demikianlah hukum asalnya. Jadi tidak membatalkan sholat.
      Wassalam.

      Reply
  126. ahmad mi raji

    ahmad mi raji

    Your comment is awaiting moderation.

    pak ustad lutfi atau sipa saja yg bisa memberikan jawaban sesuai ajaran ahlu sunnah wal jama ah,sesuai fiqh mazhab syafi i..ustadz apakah memandang wanita yg menarik hati lalu timbul sahwat termasuk zina?apakah setelah memandang itu wajib mandi junub? padahal tidak mengeluarkan air mani?
    saya terkena penyakit was was suka memndang wanita cantik,dsb hanya memandang saya suka mandi wajib padahal mani tidak keluar?tapi ereksi atau juga sering tidak ereksi karna hanyya memandang(tergantung pandangan saya,bila pandangan suka atau seperti jatuh cinta maka tidak ereksi,bila pandangan saya nafsu maka ereksi..,apa hukum saya mandi wjib tanpa keluar mani?saya merasa merepotkan diri saya jika mandi wajib tanpa keluar mani?apa jawaban fiqihnya?
    December 15th, 2013 Reply
    - See more at: http://warungustad.com/tanya-jawab#comment-2296

    Reply
    • Ust. A. Lutfi Fathullah

      Walaikum salam, Hemat saya memandang wanita dengan ketertarikan tanpa mengeluarkan mani
      tidak wajib mandi, ada yg menafsirkan itu sebagai Zina mata,
      bukan makna istilah zina fiqih tapi makna istilah zina tasawuf.

      Reply
  127. nuril huda

    Assalamu Alaikum Wr Wb. gimana hukumnya jika anak kita yang sudah menikah melakukan /melaggar syariat agama (rentenir ). apakah kita ikut menanggung dosa padahal dia suda menikah. matursuwon.

    Reply
    • Yayuk PKH

      Waalaikum salam.. ibu Nuril Huda.. seorang anak yang sudah baligh maka ia sudah mempunyai tanggung jawab sendiri. Apabila menjalankan kebaikan maka mendapatkan pahala dan apabila melanggar syri’at maka mendapatkan dosa. Dan ibu tidak menanggung dosa sama sekali atas apa yang anak ibu lakukan.
      Wassalamu ‘alaikum

      Reply
  128. nano

    Assalamu’alaikum wr wb
    Partanyaan saya bolehkah saya Mengikuti bacaan alqur’an dalam keadaan batal wudhu sedangkang saya sering mendengarkan lewat youtube

    Reply
    • Yayuk PKH

      Wa’alaikum salam.
      Dalam keadaan tidak berwudhu dibolehkan mengikuti bacaan Al qur-an. Yang tidak boleh ketika tidak berwudhu adalah memegang mush-haf Al qur-an.
      Wassalam.

      Reply
  129. fifi

    assalamu’alaikum
    pak ustadz, saya mau tanya.
    di Al-qur’an kan sudah jelas bahwa pembagian harta waris itu untuk anak laki2 dapat 2 bagian, dan anak peremuan 1 bagian. bagaimana jika salah satu anak laki2 ingin mendapat 3 bagian? anak-anak yg lain sebenernya sangat tidak ridho, tapi dia bersikeras, jika permintaannya tidak di turuti artinya tidak akan ada pembagian harta waris itu. akhirnya kami sekeluarga menuruti keinginannya walaupun dengan terpaksa. yg mau saya tanyakan. bagaimana hukumnya pak ustadz? bagaimana dengan anak-anak yg lain yg menuruti permintaan anak laki2 itu? apakah tidak apa2? sedangkan dalam al-qur’anpun sudah di jelaskan bagaimana ketentuannya.

    dan satu lagi, bolehkan kita berbohong utk memperjuangkan hak kita pak ustadz? terimakasih:) ditunggu yah pak ustad jawabanya

    Reply
    • Yayuk PKH

      Wa’alaikum salam.
      Pertanyaannya kurang jelas, harus ada keterangan siapa yang meninggal dan berapa orang dan siapa saja yang menjadi ahli warisnya.
      Secara prinsip dasar laki-laki mendapat 2 bagian dan perempuan 1 bagian. kasus di atas hukum Allah tetap harus dijalankan dan ketika tidak dijalankan mendapatkan dosa.
      Tidak ada kebohongan putih (demi kebaikan). Berbohong tetap dosa. kecuali 3 hal di bawah ini:

      “Dan aku (Ummu Kultsum) tidak mendengar bahwa beliau memberikan rukhsah (keringanan) dari dusta yang dikatakan oleh manusia kecuali dalam perang, mendamaikan antara manusia, pembicaraan seorang suami pada istrinya dan pembicaraan istri pada suaminya”.

      [Dinukil dari Riyadhush Sholihin, Bab. Al Ishlah bainan naas]

      Reply
  130. ABDUS SYUKUR AZIZ

    Assalamu’alaikum,wr.wb.
    Pa Yai Apakah Rosulullah mempunyai anak laki-laki siapa dan berapa anaknya? terima kasih atas jawabannya pa Yai
    Wassalam.

    Reply
  131. hesti wk

    Assalamu’alaikum ustadz/ustadzah..saya seorang istri dgn 1 anak yg tinggal berjauhan dgn suami krn keinginan ortu dengan alasan materi. Hingga saat ini saya belum ikhlas tgl bersama ortu krn ketiga kk saya jg tgl di sini (ad yg menjaga ortu), sedangkan suami saya tgl sendiri dan tidak bisa pindah kerja. Yg ingin saya tanyakan, apakah benar tindakan ortu saya yg mengharuskan saya memilih mereka dibandingkan suami? Berdosakah saya dgn suami? Mana yg hrs saya dahulukan ortu atw suami? Jazakillah khoir…

    Reply
    • Yayuk PKH

      Wa’alaykum salam..
      Seorang wanita ketika masih sendiri kewajiban patuh kepada kedua orang tuanya. Ketika ia sudah menikah maka taatnya adalah kepada suaminya.

      Reply
  132. Hamba Allah

    Asslamualaikum Ustad
    Bagaimana cara iblis menggoda Nabi Adam AS dan Siti Hawa untuk memakan buah khuldi. Padahal saat itu iblis telah di usir dari surga oleh Allah SWT karena tidak mau sujud kepada Nabi Adam AS.
    Mohon Pencerahannya Ustad

    Reply
  133. Cahya

    Assalamualaikum Wr. Wb..
    Mau tanya Ustadz, apakah roh manusia yang sudah meninggal bisa masuk kedalam jazad manusia yang masih hidup ? (dipanggil ataupun datang sendiri), apakah kita perlu memenuhi permintaan roh tersebut kalau perintahnya baik (positif) dan apakah hukumnya mempercayai hal tersebut diatas ?
    Mohon kawabannya Ustadz. terima kasih.

    Wasalam

    Reply
  134. Gugum Gumilar

    Aslm wr wb,,
    Sy ingin brtanya, apa hukumnya meminjam uang ke bank/koperasi?? untuk keperluan:
    1. apabila niat meminjam untuk modal usaha
    2. apabila niat meminjam untuk diinvestasikan

    terimakasih

    Reply
  135. Hamdan Syukron

    Assalamu’alaikum.ada sahabat yg bertanya,bagaimana jika istri pilih kerja dari pada suruh ngurus anak dan suami smpe-sampe si istri meninggalkan rumah?dan udh hampir setengah tahun meninggalkan rumah.apa memang harus di ceraikan?makasih

    Reply
    • Yayuk PKH

      Wa’alaykum salam
      Suami harus menasehati dan memperingati sang istri dengan baik dan bijaksana. Apabila tidak mau menuruti , maka suami boleh menceraikan istri. (maaf atas keterlambatan dalam menjawab).
      Wassalam.

      Reply
  136. Agus K

    Assalamualaikum ustadz,
    Mohon pencerahannya tata cara sujud yang benar (dengkul dulu atau tangan dulu)…Terima kasih banyak

    Reply
    • Yayuk PKH

      Wa’alaykum salam
      Rasulullah ketika hendak sujud, pertama beliau meletakkan kedua lututnya terlebih dahulu, kemudian kedua tangannya, setelah itu keningnya. Saat bangkit dari sujud, beliau mengangkat kepala lebih dahulu, lalu kedua tangannya, dan setelah itu baru kedua lututnya.
      Wassalam.

      Reply
  137. fauzia

    السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
    Ustadz sya mau tanya…
    Apakah dosa jika sy menceritakan kelejelekan suami sy kpd ibu mertua atau nenekx dgn hrpn mrk bsa menasehatix. Krn jk sy yg mgtakan lgsng pdx pasti akan ribut bsr krn dia b’prinsip sy tdk b’hak mngatur hidupx tp sebalikx krn dia sbg kpla RT. Dia yg hrs d dgrkan baik itu salah atau benar.

    Reply
    • Yayuk PKH

      Salam ibu Ifa.. selama itu masih dalam batas untuk mencari solusi dan untuk kebahagiaan keluarga ibu dan suami,, silahkan.. Tetapi sebatas pada permasalahannya apa dan sebisa mungkin jangan sampai merendahkan martabat atau harga diri suami di depan mereka. Bagaimanapun merekalah yang mendidik suami ibu dan ibunya yang melahirkannya. Jadi mohon adab muslimah sholehah sebagai istri tetap dijaga.
      Wassalam

      Reply
    • fifi

      assalamu’alaikum
      pak ustadz, saya mau tanya.
      di Al-qur’an kan sudah jelas bahwa pembagian harta waris itu untuk anak laki2 dapat 2 bagian, dan anak peremuan 1 bagian. bagaimana jika salah satu anak laki2 ingin mendapat 3 bagian? anak-anak yg lain sebenernya sangat tidak ridho, tapi dia bersikeras, jika permintaannya tidak di turuti artinya tidak akan ada pembagian harta waris itu. akhirnya kami sekeluarga menuruti keinginannya walaupun dengan terpaksa. yg mau saya tanyakan. bagaimana hukumnya pak ustadz? bagaimana dengan anak-anak yg lain yg menuruti permintaan anak laki2 itu? apakah tidak apa2? sedangkan dalam al-qur’anpun sudah di jelaskan bagaimana ketentuannya.

      dan satu lagi, bolehkan kita berbohong utk memperjuangkan hak kita pak ustadz? terimakasih:) ditunggu yah pak ustad jawabanya

      Reply
      • Ust. A. Lutfi Fathullah

        waalaikum salam,
        Pembagian itu tidak syar’i yg laki2 sudah mengambil lebih dan yg perempuan tidak mendapatkan hak nya,
        jika itu dipaksakan maka laki2 mendapatkan dosa, yg perempuan boleh mengambil setengah dari hak nya yg diambil oleh laki2.

        Reply
  138. Fazil

    Assalamu’alaikum wr wb.

    Saya membaca dan mengikuti beberapa pertanyaan dari pengunjung. Sayang, tidak semua pertanyaan dijawab padahal menarik dan layak untuk diketahui bersama. Saya menyarankan, baiknya dijawab pertanyaan tersebut untuk diketahui buat yang lain. Terima kasih. Salam

    Reply
    • Yayuk PKH

      Salam akhy Fazil.. Syukran atas saran dan masukannya.. ke depannya semoga dilancarkan untuk bisa menjawab semua pertanyaan yang ada. Kendalannya banyaknya yang masuk dan keterbatasan waktu yang kami punya. Dan kami selalu menupayakan semaksimal mungkin un tuk menjawab.
      Salam

      Reply
  139. tuty rosidah

    Assalamualaikum ustad saya mau bertanya saya dulu memutuskan keluar krj krn saya tdk mw bongkar pasang berhijab…lalu saya dagang krn suatu hal dagangan saya bangkrut lalu saya bekerja lg di bank lalu ada tmn yg blng tntng riba saya slalu berdoa mnta petunjuk Allah lwt tahajut rutin saya lalu saya keluar krj lg apa bnr yg saya lakukan…

    Reply
    • Yayuk PKH

      Wa’alaykum salam..
      Insya Allah benar,, semoga Allah melapangkan dan memudahkan rezeki ibu yang halal dan berkah. aaamiiinn..
      Wassalam.

      Reply
  140. Hamba Allah

    Assalamualaikum tad saya ingin bertanya tentang najis, dirumah saya ada bangku yang terkerna BAB saya sudah mencoba untuk bersihkan dengan di siram oleh air , di elap oleh kain basah yang di campur sabun sampai di jemur , tetapi bangku itu tetap saja masih bau itu masih terasa karena bercampur dengan sabunnya , sementara saya selalu duduki bangku itu setiap harinya dan setelah itu saya shalat , apakah celana saya yang duduk di bangku itu najis ? mohon penjelasannya Wassalamualaikum Wr.Wb

    Reply
    • Yayuk PKH

      Salam saudara hamba Allah..

      selama anda sudah tidak melihat bendanya tersebut dan sudah membersihkannya dengan mengalirkan air di atasnya. Maka apabila masih tercium baunya , hal tersebut dimaafkan.

      salam

      Reply
  141. Nurhayati

    Assalamualaikum wr wb
    Sya seorang istri,dlm prnikahan selalu brtngkar dg suami,suami pemabuk dan temperamental, dan lbh mementingkan org lain dibanding sya dn ank sya. suami sya suka bilang cerai tiap marah, dan sudah lbh dr 3 x. Skrng sdh 2 bln kami pisah ranjang, dan dia menelantarkan sya dan ank sya tnpa diberi nafkah lahir btin. Pdahal dia bkerja dan mlah tnggal di rmh ttga sya. Sya ingin bercerai sja, tetapi sya ga tega karena ank sy selalu ingin bersama bpa nya. Apa yg sebaiknya sya lakukan untuk kbaikan sya dn ank sya

    Reply
    • Yayuk PKH

      apabila yang mengatakan “saya ceraikan kamu” berasal dari perkatakan istri, maka itu tidak sah. Tetapi apabila yg bekata “saya ceraikan kamu” adalah suami , maka jatuh talak cerai” dan bila dikatakan lebih dari tiga kali maka jatuh sampai tiga kali dan itu artinya ibu dan bapak tidak bisa rujuk kembali. kecuali kalian harus menikah dengan orang lain terlebih dahulu kemudian bercerai (tidak direkayasa) maka kalian bisa menikah kembali..

      Reply
  142. b.wijanarko

    Assalamualaikum pak ustadz. Yg ingin saya tanyakan berhubungan dengan hukum sholat. Apakah sah hukumnya jika saya sholat maghrib diatas kendaraan jemputan karyawan kerja yang sedang berjalan karena jika saya menunggu sholat sampai dirumah waktu sholat maghribnya telah habis. Jarak dari tempatkerja ke rumah kurang lebih 40 km. Jika saya menunda pulang sampai setelah maghrib maka tidak ada kendaraan yang mengantar. Saya kerja di tambang. Terimakasih ustadz.

    Reply
    • Yayuk PKH

      untuk menghormati waktu sholat, dibolehkan untuk melakukan sholat dengan isyarat mata tanpa ada gerakan tangan (khawatir dianggap orang aneh oleh penumpang bis yg lain), tapi sesampai di rumah maka sholat tersebut diulang krn tidak sah. atau kalaupun tidak sempat sholat pada waktu yang hadir saat itu, maka bisa di jama’. misal sholat maghrib ditarik ke waktu isya, jadi maghrib dijama’ takhir. dengan syarat pada waktu maghrib saat itu langsung diniatkan untuk menjama’ sholat maghrib ke waktu isya. salam.

      Reply
  143. Arsyad

    Assalamualaikum…saya ingin bertanya mengenai taruhan atau judi
    saya mempunyai hobi bermain futsal ,untuk meyewa lapangan futsal itu 100rb/jam lalu setelah itu kami membuat kesepakatan dgn lawan,jika menang kita hanya bayar 30rb jika kalah kita bayar 70rb atau juga yang menang tidak bayar tapi yg kalah bayar 100 rb,yg saya tanyakan adalah apakah bermain seperti itu termasuk judi ?
    sekian wassalam

    Reply
  144. Elvi Gustiza

    Seorang laki2 hrs berbakti kpd ibunya. Apakah setiap mslh rmh tangga, mis suami akan pindah kerja, dan juga bila akan menikahkan putrinya harus dirundingkan dulu dg ibunya. Mohon penjelasannya. Terima kasih.

    Reply
    • Yayuk PKH

      Salam ibu Evi..
      Kami berusaha untuk berfikir positif (husnuzhan) kepada suami ibu. Mungkin saja suami ibu ingin setiap langkah yang ia jalankan mendapatkan keridhaan dari sang Ibunda tercinta. Terlepas dari apakah setiap permasalahan rumah tangga harus diceritakan semua kepada ibunda atau tidak. Yag terpenting untuk saling menjaga komunikasi masing2 antara suami dan istri dan saling menjalankan hak dan kewajibannya.

      Suami tidak ada kewajiban untuk selalu mengadu apa permasalahan keluarga, tetapi suami masih punya kewajiban untuk ta’at kepada sang Ibu (orang tuanya) walaupun sudah berkeluarga.

      Selama hal tersebiut masih dalam batas kebaikan tidak ada masalah, dan seharusnya ibu bangga mempunyai suami yang masih taat dan selalu terhubung dengan orang tuanya. Dibandingkan dengan kondisi sekarang yang kebanyakan anak laki2 yang sudah berkeluarga jarang sekali yang menyambung silahturahim yang baik dengan keluarganya.

      Wallahu A’lam
      wassalam

      Reply
  145. salasatul milati

    assalamualaikum, afwan ustadz saya milah, saya mau tanya berapa batasan zakat seseorang .. kalau batasan untuk mas? dan uang/harta?

    Reply
    • Yayuk PKH

      Adapun nisab emas sebesar 20 Dinar emas (85 gram), dengan haul selama satu tahun dan kadar 2,5%. Artinya bila seorang muslim memiliki emas sebesar setidaknya 20 Dinar emas (85 gram) selama satu tahun ia wajib membayar zakat sebesar 2,5% dari jumlah emasnya tersebut minimal 1/2 Dinar.

      Menghitung Nisab Zakat Mal = 85 x harga emas pasaran per gram.
      Intinya perhitungannya sama.
      wassalam.

      Reply
  146. ade

    Asalamu’alaikum…
    ustadz saya mau tanya…
    bagaimana kedudukan hadits tentang mengazani bayi yang baru lahir

    Reply
    • Yayuk PKH

      Hadits Abu Rafi’ Rodhiyallahu ‘anhu. Dia berkata:
      رَأَيتُ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم أَذَّنَ فيِ أُذُنِ الحَسَنِ بنِ عَلي حِيْنَ وَلَدَتْهُ فَاطِمَةُ.
      “Aku melihat Rosululloh shollahu ‘alaihi wa sallam membacakan adzan ke telinga Al-Hasan bin ‘Ali ketika ia telah dilahirkan oleh Fathimah”.
      Hadits ini diriwayatkan oleh Al-Imam Abu Dawud, Al-Imam At-Tirmidziy, Al-Imam Ahmad dan yang lainnya. Semua dari jalan Sufyan dari ‘Ashim bin ‘Ubaidillah dari ‘Ubaidillah bin Abi Rafi’ dari Ayahnya Rodhiyallahu ‘anhu -yaitu Abu Rafi’- dia berkata: (menyebutkan hadits).
      Dalam riwayat At-Tabraaniy di dalam Al-Mu’jam Al-Kabiir (no. hadits: 926) dengan lafadh:
      أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم أَذَّنَ فيِ أُذُنِ الْحَسَنِ وَالْحُسَيْنِ رَضي اللَّهُ عَنْهُمَا حِينَ وُلِدَا ، وَأَمَرَ بِهِ.
      “Bahwasannya An-Nabi shollahu ‘alaihi wa sallam membacakan adzan ke telinga Al-Hasan dan Al-Husain ketika keduanya telah dilahirkan, dan beliau shollahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan hal tersebut”.
      Hanya saja At-Thabraniy meriwayatkannya dari jalan ‘Ashim bin ‘Ubaidillah dari Al-Husain bin ‘Ali Rodhiyallahu ‘anhu dari Abu Rafi’ Rodhiyallahu ‘anhu.
      Hadits ini lemah.
      Walaupun tingkat hadis tersebut lemah tapi bisa di gunakan untuk Fadhoiful ‘amal (ibadah umum) tapi tidak untuk mengambil suatu hukum.

      Reply
    • Yayuk PKH

      Wa’alaykum salam

      Apabila mangikuti Mazhab Syafi’i walaupun tidak dengan syahwah maka batal. Tetapi mazhab Hanafi apabila tidak ada syahwah tidak batal.

      Wassalam.

      Reply
  147. Leni

    Assalamualaikum…
    Ustadz sama mau tanya… saya suka bikin boneka dari kain flanel bentuk orang tapi tanpa hidung dan kuping, mulutnya pun hanya dibuat lengkungan dari benang (senyum), boneka tersebut di letakkan di dalam box untuk pajangan… saya berniat untuk menjual boneka2 tersebut, bagaimana hukumnya?

    Reply
  148. Yanto

    Assalamu’alaykum ustadz, saya mau tanya, hukumnya transaksi penarikan uang/saldo lewat kartu ATM gitu mubah atau haram??
    soalnya keluarga diluar pulau kan tiap bulan harus ngirim uang di kampung. dikirim lewat kantor post biayanya juga mahal.

    Reply
  149. raihan

    asalamualikum ustadz..??
    nama saya raihan
    saya kenalan sama seorang perempuan dia mengaku janda beranak 2
    di situ saya sering ngobrol menceritakan masa lalu dia
    .dia sering di aniyaya oleh suaminya bahkan tidak pernah di kasih nafkah
    1tahun berlalu dan kami ada rencana mau menikah
    kami melakukan dosa besar yaitu berzina dan dia hamil

    akhirnya dia menceritakan yang sebenarnya,bahwa dia belum resmi bercerai
    saya bingung ustadz apa yang harus saya lakukan sedangkan dia belum resmi bercerai mau menikahi dia pun tidak bisa
    saya telah dibohongi

    saya mau bertobat?
    apa yang harus saya perbuat ustadz?
    apakah allah akan mengampunin dosa saya yang teramat besar?

    Terimakasih, jawaban Dari ustadz bisa menjadi solusi Dari keadàan yg sy hadapi.

    Reply
    • Yayuk PKH

      Wa’alaykum salam
      Semoga Allah membimbing dan memberi petunjuk saudara raihan. Bertobatlah dengan sebenar benarnya taubat dan setelah itu jangan mengulangi lagi dan buka lembaran baru dengan menjaga pergaulan anda dengan pergaulan yang baik dan islami.
      9 : 104 | 42 : 25

      QS. At-Taubah [9] : 104

      أَلَمْ يَعْلَمُوٓا۟ أَنَّ ٱللَّهَ هُوَ يَقْبَلُ ٱلتَّوْبَةَ عَنْ عِبَادِهِۦ وَيَأْخُذُ ٱلصَّدَقَٰتِ وَأَنَّ ٱللَّهَ هُوَ ٱلتَّوَّابُ ٱلرَّحِيمُ

      Tidaklah mereka mengetahui, bahwasanya Allah menerima taubat dari hamba-hamba-Nya dan menerima zakat dan bahwasanya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang?

      QS. Ash-Shuraa [42] : 25

      وَهُوَ ٱلَّذِى يَقْبَلُ ٱلتَّوْبَةَ عَنْ عِبَادِهِۦ وَيَعْفُوا۟ عَنِ ٱلسَّيِّـَٔاتِ وَيَعْلَمُ مَا تَفْعَلُونَ

      Dan Dialah yang menerima taubat dari hamba-hamba-Nya dan memaafkan kesalahan-kesalahan dan mengetahui apa yang kamu kerjakan,

      Reply
  150. yusuf

    assalamualaikum wr wb
    ust ane mau tanya bagaimana sih batasan menundukan pandangan ..??
    bagi seorang ikhwan

    Reply
    • Yayuk PKH

      Dari Jarir bin ‘Abdillah radliyallaahu ‘anhu ia berkata :

      سَأَلْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ نَظَرِ الْفُجَاءَةِ فَأَمَرَنِيْ أَنْ أَصْرِفَ بَصَرِي

      ”Aku bertanya kepada Rasulullah shallallaahu ’alaihi wasallam dari pandangan tiba-tiba (tidak sengaja). Maka beliau memerintahkanku untuk memalingkan pandanganku”. [7]

      Al-Imam An-Nawawi berkata : «”Makna pandangan tiba-tiba adalah pandangan kepada wanita asing/bukan mahram (ajnabiyyah) tanpa sengaja, tidak ada dosa baginya pada awal pandangan, dan wajib untuk memalingkannya pada saat itu juga. Apabila dipalingkan saat itu juga maka tidak berdosa, akan tetapi apabila terus-menerus memandang, maka berdosa berdasarkan hadits ini, karena Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan untuk memalingkan pandangannya. Padahal Allah ‘azza wa jalla berfirman : {قُلْ لِلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ} ”Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya”»

      Reply
  151. aila

    assalamu’alaikum..
    ustad saya mau tanya,
    tanpa sengaja saya dipilih sbg pewaris oleh pengacra padahal saya tidak ada hubungan keluarga dengan almarhum, dia menemukan saya krna nama saya yang sama dg almarhum, krna almarhum tidak punya keluarga, saya diminta untuk mencairkn deposito almarhum dan sebagian dana itu saya sumbangkan, jika tidak dicairkan dana itu akan disalah gunakan oleh orang-orang yg tak bermoral
    yang saya tanyakn halalkah warisan itu untuk saya?

    Reply
    • Yayuk PKH

      wa’alaykum salam wr wb. harta tersebut tidak halal bagi bapak. krn tidak ada hub keluarga. seharusnya pengacara tersebut melimpahkan urusan tersebut kepada baitul maal atau pihak yg berkaitan dgn urusan ahli waris dr pemerintah. salam

      Reply
  152. andi aryan azikra

    Assalamu’alaikum Wr.Wb.
    Pak Ustadz, ijinkan sy bertanya! yang saya mau tanyakan masalah mengusap wajah !
    Apa hukum menghusap wajah setelah berdoa dan salam ? Terima Kasih . Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

    Reply
    • Yayuk PKH

      “Mohonlah kepada Alloh dengan telapak tanganmu dan jangan memohon kepada-Nya dengan punggung tanganmu, dan apabila kamu telah selesai berdo’a, maka usapkanlah kedua telapak tangan itu pada wajahmu.” (H.R. Ibnu Majah dan Abu Daud).

      Reply
  153. Firdaus

    assalamualaikum… saya seorang pelajar smk kelas 2,, saya mau tanya soal,,
    kalo mengadakan rental ps atau warung internet (warnet),, itu dibolehkan enggayah menurut ajaran islam? uangnya halal apa haram…?

    mohon dijawab ya :D
    wassalamualaikum…

    Reply
    • Yayuk PKH

      Wa’alaykum salam
      Kalau menyewakan rental PS jatuhnya mengajak orang untuk menyia-nyiakan waktu dibandingkan mengisi dengan kegiatan yang lebih bermanfaat.
      Warung internet apabila di gunakan untuk hal pekerjaan dan kebaikan lainnya maka hasilnya baik. Tetapi apabila dimanfaatkan untuk hal yang buruk maka masuknya adalah dosa.
      Karena kita juga tidak bisa memastikan pengunjung untuk bisa memakainya dalam hal kebaikan, maka kami menyarankan untuk cari peluang usaha yang lainnya atau carilah lokasi usaha warnetnya di lokasi yang islami (insya Allah lebih terjamin).

      Wallahu a’alam bishshawab.

      Reply
    • Yayuk PKH

      Wa’alaykum salam

      Rajin belajar dan menuntut ilmu agama dengan mengukuti pengajian atau majlis ilmu yang ikhlash. Dan selalu berdoa kepada Allah agar diberi ketetapan hati dan dijaga keislaman dan keimanannya.

      Reply
  154. dody setiawan

    subhanallah ustadz saya hanya ingin curhat dengan seorang ustadz di media online kenapa susah,ustadz saya tidah bisa curhat dengan lingkungan saya makanya saya ingin curhat d media online ustadz allah huakbar….

    Reply
  155. rina

    assalamu’alaikum…….Dr Luthfi yth,terimakasih atas semua yang ada di warung ustadz sangat bermanfaat dunia akhirat,semoga menjadi jalan kita selamat dunia akhirat aamiiin

    Reply
  156. aryadi

    assalamuala’ikum wrb…
    pak ustadz sy sering bertengkar dengan istri, terkadang kalau sy terlalu emosi mengeluarkan kata2 saya cereikan kamu. istri saya juga menanggapi dengan kata ayo kita cerai
    pertanyaan saya apakah itu sdh termasuk cerai

    Reply
    • Yayuk PKH

      Salam pak Aryadi.. jangan pernah bercanda mengeluarkan kata kata cerai kepada istri.. karena hal itu bisa jatuh talaknya.. walaupun hanya dengan bercanda atau dalam keadaan marah yang sangat..
      wassalam

      Reply
  157. selamet

    assalamuala’ikum wrb…
    pa ustad saya mau tanya tentang pernikahan saya yang akhir2 ini istri saya ingin mengajak pisah..yang saya mau tanyakan dosa kah saya bila saya cerai kan atas kemauan istri saya…dan bila sampai pisah saya ingin membantu kedua orang tua saya untuk masalah ekonomi..mohon di jawab pa ustadz..terima kasih

    Reply
    • Yayu PKH

      Salam pak Selamet yang dirahmati Allah.. Bagi suami tidak berdosa apabila menceraikan istri atas permintaan istri. Seorang laki-laki memang mempunyai kewajiban menafkahi orang tuanya dan bukan hanya sekedar membantu perekonomian mereka. salam.

      Reply
    • Yayu PKH

      Wa’alaykum salam wr wb.. apabila istri minta bercerai maka tidak ada dosa bagi suami untuk menceraikannya. Seorang laki-laki bertanggung jawab kepada kedua orang tuanya.. dan bukan sekedar membantu perekonomian mereka. wassalam wr wb.

      Reply
  158. ibu sri jayawato

    Assalamualaikum wrwb. sy ingin berkurban atas nama saya dan anak2ku tapi suami tdk ikut soalnya sy ajak suami utk berkurban dia tidak mau padahal dia mampu. Akhirnya krn sy berkeinginan utk kurban sy niat kurban atas nama sy sj dan anak2. Gmn hukumnya? Apa sy tdk berdosa sm suami. Tks atas jawabannya. Wslm

    Reply
    • Yayu PKH

      Salam Ibu Sri yang dirahmati Allah.. Untuk berkurban apabila memakai uang ibu sendiri maka tidak ada dosa bagi ibu, tetapi apabila ibu membelinya dengan uang dari suami maka seharusnya suami ibulah yang berkurban atas nama ibu dan anak-anak. salam

      Reply
  159. rita

    Ass wr,wb ustadz,,saya mau tanya, bagaimana seharusnya suami menafkahi lahiriah istri,,apakah wajib terbuka masalah penghasilan yang didapat atau bagaimana??? dan bagaimana sebaliknya istri??apa wajib terbuka dengan suami dengan penghasilan yang didapat??

    Reply
    • Yayu PKH

      Wa’alaykum salam wr wb.. Tidak ada kewajiban mengenai keterbukaan tentang pendapatan masing-masing. Tetapi yang wajib adalah “tidak berbohong”.
      wassalam wr wb.

      Reply
  160. Dian Julianti

    Assalamu’alaikum. Wr. Wb. Ustadz sy mau bertanya:
    1. Apakah di antara sholat qabliyah dan
    sholat wajib boleh ada sholat sunnah yg lain, misalnya sholat lifdail bala’i ? Atau stlh sholat qabliyah hrs lgsg sholat wajib?
    2. Apakah shalat badiyah boleh dilakukan sambil duduk walaupun tanpa ada uzur apapun?
    Terimakasih, jawaban Dari ustadz bisa menjadi solusi Dari keadàan yg sy hadapi.

    Reply
    • Yayu PKH

      Wa’alaykum salam wr wb..
      Dinamakan Shalat qabliyah dan ba’diyah dikarenakan dilakukan sebelum dan setelah sholat fardhu , jadi silahkan sholat yang lain diwaktu yang diperbolehkan sholat sunnah, seperti sholat Dhuha misalnya.
      Sholat sunnah boleh dilakukan dalam keadaan duduk walaupun tidak sakit. wassalam.

      Reply
  161. Nurul Wahana

    Assalamu’alaikum Warohmatullah Wabarokatuh… Nama saya Nurul Wahana. saya ingin bertanya, bagaimanakah proses pengumpulan hadis sejak zaman Rasulullah hingga di tahun 2013 ini? siapa saja yang menulis kitabnya dan bagaimana perkembangannya penulisnya hingga sekarang. terimakasih atas jawabannya. Wassalamu’alaikum warohmatullah wabarokatuh.

    Reply
  162. muhammad iqbal

    Asalamualaikum pak ustadz saya mau tanya bagaimana hukum orang yang tidak sempurna bacaan surah alfatihah ketika solat berjamaah ??? Saya mohon jawabannya

    Reply
  163. tony_archam

    Assllm wrwb.
    ustad mau tanya. 1. bagaiman cara menasehati istri yg sering menatap suami,

    Reply
    • Yayu PKH

      Wa’alaykum salam wr wb.. mohon maaf .. pertanyaannya bisa lebih di perjelas? Apa yang dimaksud dengan menatap? memandang? apa kaitannya dengan menasehati istri?
      salam.

      Reply
  164. joko

    aslm maaf pak/bu ustad saya mau bertanya,,, jika ada teman saya pinjam uang kesaya,,kemudian temen saya memberi saya uang sebagai ucapan terimakasih karena telah menolongnya, padahal saya tidak memintanya,,, klao saya terima apakah termasuk riba,,,?

    Reply
  165. Arlington

    asalamualaikum ustad. Subhanaullah…Websitenya sangat berguna untuk mempelajari tentang islam. keep up the good work :D

    Reply
  166. ranti

    Assalamuallaikum ustadz,,sy mau tnya.
    saya pernah bernazar,klo saya wisuda gel 1, saya mw nazar traktir foto studio tmn2 dkt sy. Tp stelah dipikir2, hal ini tidak buat manfaat. yang saya tnyakan. Apakah saya bisa mengganti nazar saya dgn yang lbh manfaat ???
    di tunggu jawabannya ustadz. terimakasih.

    Reply
  167. Meliana Mansoer

    Assalamualaikum ust.
    Saya ingin tahu ttg Syiah yg pernah saya dengar dari tausiyah2 terutama dari Ust. Munzir Situmorang. Tetapi saya masih kurang mengerti ttg Syiah apalagi saya jg pernah dengar tausiyah dr Ust. Othman Shihab (yg kabarnya ust. tsb termasuk kel Syiah}. Bagaimana saya menyikapi hal tersebut. Terima kasih ust.
    Wasalamualaikum

    Reply
    • PKH Tarsim

      waalaikum salam.
      jangan mendengar syiah dari orang syiah kecuali tahapan nya sudah penelitian, ada beberapa video diwarung ustad yg menjelaskan tentang syiah, silahkan dipelajari.
      terima kasih.

      Reply
  168. sandi

    assalamualaikum.wr.wb
    saya mau tanya pk ustadz..
    Apa yg dimaksud masiihit dajjal.
    mohon penjelesanya..

    Reply
  169. Ida

    Assalamualaikum, senang sekali ketemu forum ini, saya mau tanya ustad, sebelum Nabi Adam & Hawa di perintahkan turun ke bumi (Qs. AL-A’RAF) apakah Tuhan sudah menciptakan bumi ini sebelumnya? Jika ya tujuannya untuk apa, karena Adam & Hawa masih berada di surga. Terimakasih atas jawabannya.

    Reply
  170. Dani

    Assalammualaikum Ustadz/Ustadzah,

    Saya mau bertanya ustadz, sebelumnya keluarga saya mempunyai sebidang tanah yang letaknya di belakang, dan tanah tersebut dibeli oleh saudara saya sendiri dengan janji akan diberi jalan, sekitar berjalan 10 tahun jkel saya dan tetangga sekitar menggunakan jalan tersebut karena jika melewati jalan yang lain jalannya terlalu jauh. saat ini jalan yang sering saya lewati dan orang lewati di tutup tanpa alasan yang jelas, dan sama sekali tidak diberi jalan. tetapi jika untuk saudara boleh lewat hanya orang lain tidak boleh itupun dengan catatan harus meminjam kunci jika mau lewat. yang saya mau tanyakan apakah hukumnya jika orang menutup jalan untuk orang lain yg biasa lewat, karena banyak orang yang tidak suka dan akhirnya mengucap sumpah.

    Terima kasih sebelumnya ustadz.
    wassalam.

    Reply
  171. edi hartono

    assalammualaikum pak ustad
    saya mau tanya , waktu ibu sy sakit, pernah sy di suruh pulang sama ibu tetapi sy sibuk dengan kerjaan gak bisa pulang sampai ibu sy meninggal . pertanyaan saya: apakah sy berdosa dan apa termasuk anak yg durhaka.

    Terima kasih banyak
    wasslam

    Reply
  172. Dina

    Assalammualaikum Ustadz/Ustadzah,

    Saya ingin Tanya, bagaimana hukumnya kalau seorang perempuan lupa dengan jumlah puasa yang belum ia bayar? Sesungguhnya hutang puasa selalu dibayar setelah Ramadhan berakhir, tapi karena dulu lalai akan kewajiban, saya lupa untuk membayar sehingga menumpuk dan tidak menghitung jumlah harinya. Mohon penjelasan ustadz, karena saya takut masih berhutang saat dicabut nyawa ini..

    Terima kasih banyak.

    Wassalam.

    Reply
  173. iyus

    assalamu’alikum wr. wb.
    pak, saya mau bertanya nih…
    kalo saya lebih senang berkumpul, bermain bersama teman – teman saya yg sejenis (ikhwan) jadi tidak bercampur dengan yg bukan muhrim bagi saya dan teman-teman saya, apakah itu termasuk saya menutup diri? atau bisa dikatakan dengan anti sosial pak?
    lalu sebaiknya bagaimana pak…

    mohon penjelasannya dari pak ustadz, terimakasih
    wassalamu’alaikum wr. wb.

    Reply
  174. budiman

    asww.. pa ustadz! saya mau tanya tentang ilmu fiqih, apa bedanya “bila khilafin & ittifaaqon (dlm kitab kifayatul akhyar) mohon penjelasan. terima kasih wassalam.

    Reply
  175. Ferli

    Pak ustad, saya mau nanya, klo memakai hal-hal yang bersipat bajakan dosa gak.? seperti memakai software bajakan, CD bajakan, baju KW dsb.
    Terus klo menjual/mendapatkan uang dari barang-barang bajakan tersebut, bagaimana hukumnya…

    saya mohon jawabannya dari pak ustad.. makasih.

    Reply
  176. zul

    assalamu’alikum wr. wb., saya mau bertanya, pada malam bulan ramadhan melakukan onani hukum puasanya bagaimana ustad?apakah harus membayar ganti 2 bulan atau fidyah?lalu jika dilakukan malam hari dengan yg bukan muhrim bagaimana ustad?apakh masih dapat diampuni dosanya?terima kasih wassalamu’alaikum wr. wb

    Reply
  177. friyadi

    Asssalamu’alaikum warramatulahi wabarrakatu.

    Selamat sore
    DR. Ahmad Lutfi Fathullah, MA.
    Saya mau bertanya mengenai
    1. Zakat, yaitu “zakat Maal” , pertanyaan saya:type jenis harta upah(gaji)/ profesi tersebut jika dalam taksiran Rupiah (uang) sebesar 6 jt keatas / Rp beras ya dimakan dalam keseharian cara perhitungannya seberapa besar y harus dikeluarkan dan mohon perhitungannya dicantumkan.
    2. Saya minta bimbingan mengenai mempelajari al-quran agar dapat memahami isinya, jika ada pedoman dari buku mohon cantumkan.
    Mohon pencerahannya dan penjelasan nya.
    Terima kasih atas respon dari pak. ustad.

    Wasalamu’alaikum warramatulahi wabarrakatu.

    Reply
  178. tiwii

    assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu, pak ustadzah/ustad saya mau nanya. bagaimana hukumnya orang tua yang memaksa anaknya untuk menikah dengan orang yang aanaknya tidak punya hasrat sam sekali dengan orang tersebut?
    terima kasih
    assalamualaikum

    Reply
  179. Putri Juni

    Assalamualaikum.wr.wb
    Saya adalah mahasiswa tingkat 2 di sebuah perguruan tinggi. Pada awal masuk alhamdulillah saya mendapatkan beasiswa yang cukup lumayan. Akan tetapi saua teringat bahwa pada saat mengisi formulir beasiswa ada sedikit ketidakjujuran dalam hati saya. Alasan ketidakjujuran itu karena saya pikir dengan mengisi data tersebut kesempatan saya mendapat beasiswa akan semakin lebar. Tepatnya ketika mengisi formulir rencana berkendara di lokasi pendidikan saya memilih untuk berkendara dengan transportasi umum, padahal saya pada akhirnya selama ini memakai kendaraan pribadi. Untuk mengoreksi kesalahan tersebut sebenarnya saya telah bertekad untuk melakukan apa yang sesuai dengan rencana yang saya tulis, akan tetapi saya telanjur lupa melakukannya hingga sekarang. Pertanyaannya, apakah dana beasiswa yang saya terima halal? Kemudian, ketika saya telah berupaya memenuhi yang ada pada formulir apakah lantas saya berhak atas dana tersebut, baik yang telah lalu ataupun yang akan datang? saya mohon pencerahannya, karena sesungguhnya saya sedang bingung sekali. Di sisi lain saya sangat membutuhkan dana tersebut.
    Mohon pencerahannya dalam kasus ini. Terimakasih banyak.

    Reply
  180. titi

    Assalammualaikum wrwr Pak Ustad apa hukum nya kita jadi makmum dari Imam yang Makhraj nya kurang benar

    Reply
  181. Putri E

    mengenai yang tadi, alasan ketidakjujuran itu karena saya pikir dengan mengisi data tersebut kesempatan saya mendapat beasiswa akan semakin lebar.
    Mhon maaf. Saya sangat menanto jawabannya. Terimakasih

    Reply
  182. Putri E

    Assalamualaikum.wr.wb

    Bapak, saya adalah mahasiswa tingkat 2 di sebuah perguruan tinggi. Pada awal masuk alhamdulillah saya mendapatkan beasiswa yang cukup lumayan. Akan tetapi saua teringat bahwa pada saat mengisi formulir beasiswa ada sedikit ketidakjujuran dalam hati saya. Tepatnya ketika mengisi formulir rencana berkendara di lokasi pendidikan saya memilih untuk berkendara dengan transportasi umum, padahal saya pada akhirnya selama ini memakai kendaraan pribadi. Untuk mengoreksi kesalahan tersebut sebenarnya saya telah bertekad untuk melakukan apa yang sesuai dengan rencana yang saya tulis, akan tetapi saya telanjur lupa melakukannya hingga sekarang. Pertanyaannya, apakah dana beasiswa yang saya terima halal? Kemudian, ketika saya telah berupaya memenuhi yang ada pada formulir apakah lantas saya berhak atas dana tersebut, baik yang telah lalu ataupun yang akan datang? saya mohon pencerahannya, karena sesungguhnya saya sedang bingung sekali. Di sisi lain saya sangat membutuhkan dana tersebut.

    Reply
  183. Caca

    Assalamualaikum wr.wb Ustadz
    Saya ingin bertanya masalah pernikahan.
    Saya ingin menikah dengan calon suami saya. Kami ingin menikah secara sederhana, hanya akad nikah (ijab kabul saja) tanpa resepsi. Namun, orang tua saya ingin pernikahan saya dibesarkan (duduk di kursi pengantin juga ada resepsi yang mengundang banyak orang /relasi/saudara2).
    Saya dan calon saya tidak menginginkan hal tersebut karena menurut kami berdua acara resepsi yang mengundang terlalu banyak orang itu hanya akan menghabiskan biaya yang banyak, sementara kami berdua masih memiliki kehidupan yang lebih panjang setelah menikah.
    Saya dan calon saya sudah mengutarakan niat menikah kepada orang tua saya (orang tua calon saya sudah mengetahui rencana kami dan setuju dengan rencana kami menikah secara sederhana)
    namun orang tua saya tidak setuju jika kami tetap menggelar acara pernikahan sederhana, mereka ingin kami melangsungkan pernikahan yang dengan resepsi dan mengundang banyak orang (dengan alasan, mereka yang akan membiayainya, namun kami tidak ingin orang tua/orang lain mengeluarkan biaya untuk pernikahan kami) .
    Bagaimana ustadz? apa solusi terbaik yang bisa kami lakukan agar orang tua kami mengerti bahwa kami tidak ingin menikah secara besar2an? mengingat pernikahan kami adalah pilihan hidup kami, jadi kami ingin kami yang menentukan hidup kami, termasuk pernikahan yang akan kami langsungkan
    Terima kasih sebelumnya atas jawabannya ustadz.
    Mohon pencerahannya ustadz

    Reply
  184. PUPUNG

    Assalamu’alaikum WrWb, Ustd. DR. Ahmad Lutfi Fathullah, MA.
    Mohon bisa dikirimkan doa yang Ustadz sajikan di Masjid Pondok Indah semalam (Kamis, 18 Juli 2013). doa tentang mohon hapuskan dosa kecil dan dosa besar, dosa lama dan baru, dosa yang sengaja dan tidak disengaja. Jazakallah khairan katsira. Wass.

    Reply
    • kintamahadji

      Wa’alaykumsalam wr wb,

      berikut do’anya :

      اللَّهُمَّ اغفِرْ لي ذَنبي كُلَّهُ : دِقَّه وجِلَّهُ، وأَوَّله وَآخِرَهُ، وعلانيته وَسِرَّه

      Allahummaghfir li dzanbi kullahu, diqqahu wa jillahu wa awwalahu wa akhirahu wa ‘alaniatahu wa sirrahu – ya Allah, berilah pengampunan padaku akan semua dosaku, yang kecil dan yang besar, yang permulaan dan yang penghabisan, yang terang-terangan dan yang rahasia.

      Reply
  185. Nabil

    assalamualaikum wr.wb Saya ,mau bertanya apakah boleh saya mempromosikan buku kesehatan yang dicovernya terdapat wanita tidak menggunakan hijab?

    Reply
  186. Priyo Wahyu

    Assalamulaikum

    Ustad mau nanya…. saya memliki teman yang ingin masuk islam (mu’alaf) , buku apa yang bisa saya referensikan untuk dia yang simple dan sederhana tentang Islam. terimakasih.

    Reply
    • PKH Tarsim

      waalaikum salam
      mohon maaf referensi-referensi yg sering saya(dr.lutfi) baca berbahasa arab. jadi saya tidak tau persis yg terbaik yg mana.
      maaf mohon maklum.

      Reply
  187. Putriana Fatimah

    Assalamualaikum wr.wb

    pak Ustadz saya mau tanya mengenai hukum jika berulang tahun kita ada acara tiup lilin dan potong kue?
    karena sya baru mendapat nasehat dari ayah saya, beliau baru saja mendapat ilmu saat mengikuti kuliah subuh kemarin,
    beliau bilang kalau kita ulang tahun tiup lilin bisa menyebabkan kita mnjadi murtad jg?

    bagaimana hukumnya jika kita hanya memberikan kue saja, tanpa tiup lilin
    dan sekedar memberikan kado?
    karena saya baca jika itu dilakukan dihari ualng tahun tidak boleh/haram
    sedang untuk di lain hari yg bukan hari ulang tahun boleh?

    Mohon pencerahannya ustadz agar kita terhindar dari hal-hal yg bisa menjerumuskan kita kedalam hal yg membuat kita murtad.

    Terima kasih atas perhatiannya, saya tunggu jawabannya
    Wassalamualakum wr.wb

    Reply
  188. Mendat bertaubatz

    Ass Ustadz
    tolong jelaskan yg dimaksud dg Surga kita ada dtelapak kaki IBU

    Reply
  189. indrawarman

    ada sekolah SD dan SMP pada waktu berdoa pagi.yang kristen buka injil,yg islam buka al Quran.dengan memilih topik yg hampir sama.saya takut anak anak nanti bisa mengganggap semua agama sama.saya menduga pemilik sekolah ini dalam pencarian .saya ingin dapat bahan yg menguatkan bahwa islam adalah agama yg benar kalau saya dapat berdialog dg pemilik sekolah ini.agar pandangan dan cara yg diterapkannya ini bisa kembali dibawa ke jalan yg seharusnya.

    Reply
  190. Parameswara

    Assalamu’alaikum,,,
    Saya mau bertanya, pak ustadz sama bu ustadzah kan sudah sering mengkaji Al-Qur’an bahkan sampai makna dan artinya, saya sampai sekarang penasaran, apa sih makna dari masing” huruf hijaiyah itu sendiri?
    seperti “Alif”, “Ba”, “Ta”, dsb itu maknanya apa?

    Sekian pertanyaan dari Al-fakir
    Harap dikonfirmasi
    Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

    Reply
    • PKH Tarsim

      waalaikum salam
      kalau satu huruf sendiri tidak punya makna, dia akan punya makna setelah huruf-huruf itu digabung
      contoh simpel nya alif lam mim, atau qof atau nuun, arti yg sesungguhnya tidak ada yg tau.

      Reply
  191. muhammad

    assalamu alaikum ustad…
    saya mau nanya…cara mandi wajib yang bener menurut islam gmn yahhh

    Reply
  192. prasetyo

    Assalamu’alaikum.Saya mau tanya nich.apa arti kata SHAKIRA dalam bahasa Indonesia ?

    Reply
  193. Yankuro

    Assalammualaikum wr.wb
    Alhamdulillah, akhirnya menemukan tempat untuk mencari jawaban yang selama ini selalu memenuhi pikiran saya. Mengenai RUQYAH….apa hukumnya di dalam islam? Apakah termasuk bid’ah..? Terima Kasih atas jawabannya

    Reply
    • PKH Tarsim

      waalaikum salam wr.wb.
      jaman Rasulullah sudah perna dilakukan dan diperbolehkan, sekarang tinggal bagaimana metode yg digunakan sesuai atau tidak

      Reply
  194. annisa

    Assalamu’alaikum. Saya ingin nnya ni, apakah bagi ibu yg sedang menyusui wajib utk berpuasa?sekian wassalamu’alaikum wr.wb

    Reply
  195. zakir

    pak ustad kami mau bertanya.apa hukum nya klo kita puasa ramadhan tapi tidak membayar zakat

    Reply
  196. daffa

    asalamualaikum pak ustads saya siswa kelas 6 SD mau bertanya, apa manfaat sholat duha

    Reply
  197. DEDET DEDDY

    ustad,bila saya cr krj lain anak n istri saya makan apa ustad?…cr krjan yg lain butuh wktu lama pak,ngelamar lg buat makan sehari2 duit dr mn pak.k luar dr krjan yg baru saya dpt.sulusinya yg bener n pasti saya gimana pak ustad sambungan pertanyaan yg kemaren pak

    Reply
  198. Iqbal Hafizh

    Assalamualaikum Wr Wb.

    Ustad saya ingin menanyakan hukumnya perempuan menjadi model pakaian muslimah baik melalui internet maupun di atas panggung ? Hal ini saya tanyakan mengingat hijab di Indonesia sedang menggeliat.

    Terima kasih.

    Reply
  199. Rahmad

    Assalamualaikum..
    Ustad, saya mau nanya. Saya sering sekali buang angin sebelum shalat, bahkan pernah saya mengulang shalat 4 kali gara gara buang angin..
    pada suatu waktu saya sdg shalat , dan buang angin lagi.. Lalu saya berkata dlm hati “wah, banyak sekali aturan dlm islam,buang angin aja batal,kalau agama lain sih nggak kayak gini”.. Habis itu saya lgsung istighfar, apakah perkataan saya tadi termasuk dosa besar atau murtad?

    Reply
  200. DEDET DEDDY

    USTAD,SAYA MAU TANYA MOGA USTAD CEPAT BLS pertanya an saya.gini ustad saya,dpt krjan baru kerja saya bagian OB nm tempat yg saya kerja ini.pt permata kredit indonesia.cara krj pt permata kredit ini,meminjam kan uang kepada masyarakat dengan saratnya jaminan BPKB motor&MOBIL.1jm cair uang nya,contoh:orang pinjam 2.000.000 jangka waktu angsuran 12 bln 274.000.dr orang admin pinjam 2.000.000 di potong asuransi sebesar 100,000.uang in bila ad kerusakan.yang saya tanyakan saya hanya kerja bagian OB yg kerja saya hanya bersih2 kantor dn di suruh beli makanan.ustad dr gajih yg saya trima RIBA apa gimana?mohon penjelasan ustad…

    Reply
    • PKH Tarsim

      saya lebih menyarankan anda untuk pindah, cari tempat yang lebih halal, yg tidak melakukan praktek RIBA.
      Insya Allah akan ada pekerjaan yg lain.

      Reply
      • DEDET DEDDY

        kalau saya,pindah cari krj ke lain perlu waktu lama pak,antar lamaran,dn nunggu panggilan cr krj skrng susah pak.trs saya cr krj lain buat makan sehari2 gk ada uang gk bs makan anak dan istri saya.jd saya harus pindah jg ustad dr krj an baru saya…?bs ustad hukum2 RIBA tu seperti apa saja pak ustad…?

        Reply
          • DEDET DEDDY

            saya,minta doa dr ustad moga saya berusaha mendapatkan perkerjan yg baru dn halal.makasih banyak ustad moga ustad di lancarkan rizki dn di berikan kesehatan amin.

          • DEDET DEDDY

            ustad sya tanya hukum riba itu apa aja ustad?bisa ustad jelaskan …contoh nya apa aja ustad…

  201. ardi monako

    Mf p.ustad,saya mau tanya ttg ilmu hikmah yg mempelajarii ttg ghoib.
    Hukumnya gmn pak?

    Reply
  202. chairil

    Assalamu’alaikum..
    ustadz, saat ini saya ingin benar-benar tahu masalah riba, apa benar sekarang ini seperti apa yang di sabdakan nabi 14 abad yang lalu? dan bagaimana solusi menjauhinya bila kita adalah seorang pengusaha…
    syukron…
    wassalamua’alaikum.

    Reply
  203. Tino

    assalaamu’alaikum wr.wb
    sekedar usul saja buat bapak bapak ustad dan ibu ibu ustadzah.

    Saya selalu berpikir bahwa Islam adalah agama yg sangat lekat di kehidupan kita sehari hari. Ada satu hal di kehidupan sehari hari di Jakarta yang membuat miris, yaitu kotornya kota Jakarta dan sekitarnya. Orang dengan seenaknya buang sampah sembarangan, bahkan sering kali kita lihat sampah keluar dari mobil mewah. Kalau saya melihat hal itu, saya suka bertanya tanya, ini orang muslim apa bukan ya. Seharusnya muslim tidak berperilaku seperti itu. Tapi saya berpikir lagi, mungkin dia tidak paham, jadi dia menganggap bahwa buang sampah sembarangan adalah hal yang biasa.

    Di sini perlu edukasi buat orang orang semacam itu, Oleh karena itu kalau boleh usul mungkin dalam ceramah bapak ibu bisa dimasukkan materi ceramah /khotbah Jum’at mengenai kebersihan, saya yakin Islam mengajarkan kita untuk selalu bersih. Memang materi kebersihan mungkin dianggap kurang berbobot, tapi saya rasa hal itu perlu ditanamkan ke semua muslim. Untuk itu memang perlu disampaikan berulang ulang (tidak hanya 1 kali ceramah saja).

    Alangkah indahnya bila kita bisa hidup di lingkungan yang bersih dan nyaman.

    syukron

    Reply
  204. maryam

    assalaamu’alaikum wr.wb
    afwan mau bertanya ustad, kalau hadist ketika Rasulloh SAW dalam keadaan gelisah apa ya ustad?
    syukron.

    Reply
  205. iskandar

    assallamualaikum wr.wb
    ustad kemarin jumat tanggal 14 juni 2013 ada ceramah di mesjid Bi tentang amalan masuk surga yang dibaca pagi hari dan amalan penghapus dosa yang dibaca 100 kali. boleh dikirimkan lagi ustad

    Reply
  206. ade prawira

    Assalamu alaikum wa Rahmatullahi wa Barokatuh .,
    Pak ustad yg dirahmati Allah SWT.,.
    Saya inggin bertanya apa bila saya telah melakukan hubungan intim di saat malam hari lalu saya lansung tertidur pulas tanpa melakukan mandi wajib, apa hukumnya? mohon bimbingannya Pa ustad. Terimakasi
    waalaikum salam wr. wb

    Reply
  207. dodhy

    Assalamu alaikum wa Rahmatullahi wa Barokatuh .,.,
    Pak ustad yg dirahmati Allah SWT.,.saya ingin bertanya bagaimana caranya agar diri ini benar bennar bisa melakukan taubatan nasuha.,.,????
    Mohon bimbingannya pak ustad.,.,.
    W

    Reply
  208. syafaat

    ustadz aq mw tanyaneh,,,, kita itu muslim yang bagaimana dan tujuan dari muslim sendiri tuh pa…?/
    sukron katsirul jiddan yaa ustadz

    Reply
  209. siti umaroh ekowati

    bagaimana cara shalat qabliyah ba’diyah pada shalat jama’ qasahar ustad ?

    Reply
  210. nurussa'adah

    assalamu’alaikum wr.wb,
    ustadz,saya ingin bertanya bagaimana caranya membina keluarga sakinah,mawadah,warohmah dengan mengikuti sunnah nabi?wassalamu’alaikum wr.wb

    Reply
  211. koko.setiadi

    Assalamualaikum,Ustadz saya minta penjelasan tentang alsunnah waljamaah?apakah hanya mazhab tertentu yang di pakai?

    Reply
  212. muslim

    Assalamualaikum wr.wb,
    pak ust, sya mau tanya tentang fidyah sholat, ada dalilnya apa tidak yang membolehkan dan sesuai dengan syariat, setahu sya ada di kitab fat hul mu’in dengan syarah i’anatuth thalibin

    mohon keterangan dari pak ust

    Reply
  213. Ihsan

    Assalamualaikum wr.wb,

    ust, ane mau tanya masalah memakain cincin, apakah hadist yang menjelaskan kesunahan memakai cincin ?

    Syukron

    Reply
  214. Achan

    Assalamu’alaikum wr wb.
    Ustad, sy mau tnya apakah menikah dengan sepupu diperbolehkan? Kami saudara yang sama mbah buyutnya, dimana mbah buyut punya anak 3 cewek semua (A,B,C). Lha anak pertamanya(A) punya anak cewek M, M itu ibu saya (saya=perempuan). Anak keduanya (B) punya anak cowok Y, Y itu bapak dari cowok yang akan menikahi saya.
    Apakah boleh? hukumnya di ayat Al Qur’an mana? Bgmn menjelaskan ke orang tua yang masih minim pengetahuan agama tapi cenderung ke kejawen?
    Terima kasih

    Reply
  215. adjmain

    saya pernah baca hadis bochori sholat sunnat ba’da jum’at tidak ada, mohon penjelasan tks

    Reply
  216. siti umaroh ekowati

    bagaimana hukumnya seorang yang sudah nikah siri kemudian nikah lagi secara resmi dengan suami yang baru akan tetapi suami tidak tahu. Bagaiamana hukum anak

    Reply
  217. ian

    assalamualaikum ustad, sekedar masukan bagaimana kalau jawaban dari teman-teman yang bertanya di share juga bukan hanya pertanyaan nya saja. agar teman-teman lain yang memiliki pertanyaan yang sama tidak perlu bertanya lagi karena jawabannya sudah ada. ditambah lagi bisa menjadi tambahan ilmu dari pertanyaan yang tidak terpikirkan.itu saja ustad, jazakallah khairan.

    Reply
  218. BITHA

    assalammu’alaikum….minra pemjelasan,apakah hukumnya termasuk riba,bila usaha dalam kerjasama dengan lembaga pengadaan dana ventura…contoh,sy punya modal 10jt..lalu di bln 3 pertama cair 20jt….lalu di bln ke 6 cair lg 30 jt.di ini semua sesuai ketentuan dlm perusahaan tsb….sy ingin penjelasan dlm hal ini pak….trimakasih

    Reply
  219. jacks

    Assalamualaikum ustad.. saya mau tanya mudah2an ustad bisa membantu saya
    Di dalam Ahlus Sunnah Wal Jamaah kita ketahui ada 4 Mahzab yakni Mahzab Hanafi, Maliki, Syafii dan Hambali
    Yang jadi pertanyaan saya adalah manakah diantara Mahzab itu yang benar2 sesuai dengan ajaran yang dibawakan Rasulullah karena setelah saya baca dan pelajari mengenai Fiqih dari masing2 mahzab tersebut kok sangat bertentangan satu dengan yang lainnnya..dan sekalian kalo boleh saya tahu, ustad sendiri mendasari fiqihnya dari mahzab mana dan alasannya apa? karena saya benar2 sedang mencari kebenaran dalam Islam….Trims Ustad

    Reply
  220. LAMBANG EL YASA

    Assalamu’alaikum… Ustad, mau tanya masalah penyeru-penyeru ALLAH dalan surat Fushshilat ayat 33. Ini siapa saja dan apa maksudnya? Sekalian minta artikel tentang penyeru Allah. Jazakumullah bila berkenan reply. Wassalam.

    Reply
  221. iman

    assalamu’alaikum Pak Kiai, untuk tayangan di TVRI kenapa mundur jam tayangnya, (sebelum subuh)? dan kenapa juga cuma 1 kali dalam seminggu? saya harap Pak Kiai tidak cuma di 1 stasiun tv saja. dan kalau bisa jam tayangnya tidak pagi saja, (sore jelang Maghrib) karena dengan tausiyah dan pencerahan dari Pak Kiai saya jadi terbuka wawasan keislaman saya, yang td-nya tidak tau menjadi faham.terutama amalan sehari-hari jadi ngerti asal-usulnya. Jazakumulloh..

    Reply
  222. hernawati

    assalamualaikum..
    ustadz..saya mau tnya
    gmn cra’y mndptkn ktnangan hti baik ?
    dan jg sya mau tnya gmn cra’y mghdapi cibiran sok alim dari org lain tntg diri kita yg pgen mnjdi umat yg lbih baik.

    trim’s ustadz
    wassalamualaikum

    Reply
  223. Ibrahim

    ass…ustad,semalam saya mengalami kejadian yang membuat saya bimbang apa yang harus saya lakukan.kejadian nya adalah kmrn suami dari kakak istri saya tertangkap saat bersamaan istri orang di salah satu hotel.kemudian dia minta saya yg menjamin untuk mengeluarkan nya dari ktr polisi.apakah saya harus mengatakan yang sebenarnya kepada kakak ipar saya kalau suaminya selingkuh dengan istri orang?tolong berikan alasan yang sejelas2nya…sukron kasiron ustad wassalam

    Reply
  224. nenden sita resmi

    assalamualaikum
    afwan ustad saya ingin mendulang ilmu tentan ushul fiqih boleh saya punya buku tapi tak mengerti ,,,, tapi pengenalannya saja juga tidak apa-apa. syukron ustad

    Reply
  225. yati

    Assalamualakum,saya snang ada forum ini,tpi lebih snang lgi konsltasiku d jwab di emailq krna aq btuh bnget jwbannya,gini pak Ustad aq mau tanya apkh hnya beristigfar itu sudah termasuk taubat,apa tidak perluh shalat taubat lagi dan gimna cara istigfar yang baik,apkh Allah mnerima bila beristigfar smbil berdr mngrjkan sesuatu,berbring ataukh di tnga mlam terjg dri tmpt tdur trus kta berzikir ato hanya bleh wktu kta slsai shlat ja beristigfar?
    mks jwbnx
    Wassalamualaikum

    Reply
  226. yati

    Assalamualaikum,mau tanya gmna cra berdoa dg asmaulhusna,apa ada hadis yg mngnjurkan mmbca salah satu asmaulhusna msalnya dipagi hri bca 1000x sore 100x?mks
    Wassalam

    Reply
  227. yuli

    Assalamu ‘alaikum ustad.
    Maaf ustad sebelumnya, saya mau bertanya soal sholat. Saya masih belum menemukan jawaban terkait makmum yang tertinggal beberapa rakaat sholat (makmum masbuk).
    Pertanyaannya:
    Misalkan seorang makmum masbuk tertinggal 1 rakaat sholat dzuhur, berarti hanya dapat mengikuti 3 rakaat dengan imam dan menambah 1 rakaat lagi yang tertinggal. Pada 1 rakaat itu (rakaat untuk mengganti yang tertinggal), apakah cukup membaca Al-Fatihah atau Al-Fatihah ditambah surah lagi (mengingat yang tertinggal adalah rakaat pertama, dan rakaat pertama ketentuannya membaca Al-Fatihah dan surah)
    Pertanyaan kedua:
    Misalkan yang tertinggal 1 rakaat sholat subuh, apakah pada 1 rakaat untuk menggantinya cukup membaca Al-Fatihah atau Al-Fatihah dan surah.
    Jazakallah Khoiron ustad

    Reply
  228. Andri Subandrio

    Tanya :
    Shalat adalah suatu kewajiban yang sangat penting, namun sejauh ini saya belum mendapati Hadits dimana Rasul SAW mengajarkan tata cara shalat dari awal hingga akhir, dari Takbiratul Ikram sampai salam, mohon pencerahannya

    Reply
  229. mega

    Assalammualaikum wr.wb,
    maaf pak ustadz, sy mau tanya masalah harta warisan, ayah sy mempunyai 2 istri, dari istri yg pertama punya 2 anak perempuan, dan dari istri ke 2 punya 6 anak (5 perempuan, 1 laki-laki), dgn istri pertama sudah di cerai hanya dgn selembar surat (maksudnya tanpa ke pengadilan agama), jd sampai akhir hidupnya dgn istri kedua.Stlah Ayah wafat, beliau meninggalkan 1 rumah dan luas tanah kira2 300 mtr, tp sebelum wafat beliau meninggalkan pesan ke ibu bahwa 1 rumah diberikan utk anak laki lakinya, mohon penjelasannya mengenai hukum warisnya menurut islam, apakah 2 anak perempuan dari istri pertama berhak mendpt waris juga ? dan bagaimanakah pembagiannya bila ketika menikah dgn ayah, ibu (istri kedua) diberi warisan dari orang tuanya sebidang tanah 100 mtr ?

    Reply
  230. ahmad furqon

    aslmkm..ust saya mau tanya apakah ada doa untuk orang yg sering disakiti ust? sukron atas jawabannya ust?

    Reply
  231. muhammad abdul lathif

    assalamu’alaikum
    apakah niatan sama janji itu sama pak ustadz?
    wassalamualaikum

    Reply
  232. Hasan

    Ruang Tanya Jawab ini sangat bermanfaat. Ada satu pertanyaan saya yg masih mengganjal, saat ini ratusan ribu orang bekerja dibank konvensional, bgm dengan gajinya yg berasal dari pendapatan bunga pinjaman ? Ribakah ? tks

    Reply
  233. Sri Astuti

    Semoga saja lebih banyak yg mengakses web ini dibanding membuka game online…dan semoga lebih mudah mengaksesnya…Amin…

    Reply
  234. mulyadi

    Assalamu alaikum….. sejauhmana bentuk pengampunan ALLAH SWT sesuai dalam Alquran, utamanya yang memiliki sifat berbuat DOSA TAUBAT, DOSA, TAUBAT..DOSA TAUBAT…. Wassalam.

    Reply
  235. umar

    Assalamualaikum.

    Assalamualaikum. ..
    Ada hadist yg mengatakan bahwa manusia itu masuk sorga bukan karena amalnya. Melainkan karena rahmat Allah. Apakah manusia itu klu masuk neraka bukan karena dosa2nya…tapi karena keadilan Allah. Mohon penjelasannya. Wassalam.

    Reply
  236. ikhsanbaso

    assalamualaikum wr.wb.ustad..apa hukumnya atau apa dalilnya kita brzikir dan brdoa brsama-sama atau mengaminin dos yang dibaca imam stlah shoalt fardu berjamaah?

    Reply
    • aji fariatna

      terimakasih pak ikhsan saya juga mendapatkan masalah yang sama seperti bpk,utk ustadz tolong dijawab……..?

      Reply
  237. suroyo

    aslkm wr wb,
    Alhamdulillah saya senang dengan adanya wadah ini.
    Yg ingin saya tanyakan adalah, apa hukumnya takziah ketempat org yg mendapat musibah kematian. Mohon ditunjukkan dasarnya dari Qur’an dan hadist.
    Trmksh, wslkm, suroyo.

    Reply
  238. arief abdi lesmana

    assalamualaikum pak ustadz saya mau tanya kalau download al-quran di fitur yg mana terimasih atas jawabanya. wassalam abdi

    Reply
  239. Yayuk PKH

    salam pak eko.. kalo bapak mengucapkan kata cerai itu hanya sekali.. maka tidak ada masalah ketika memang masih satu rumah. bahkan dianjrkan sang istri untuk tetap di rumah suami dgn harapan agar tetap rujuk kembali. dan rujuk tidak harus diucapkan . tapi ketika memang sudah ada keingin kembali dan terrealisasi dgn sikap maka itu sudah rujuk dan kalian kembali mjadi suami dan istri. di sini bapak tidak mjelaskan istri melarang untuk pergi dr rumah.. apakah rumah milik istri atau milik bapak. wasallam

    Reply
  240. abd. salam

    Asslamu’alaikum…Mau tanya ustad, bagaimana kedudukan orang tua mengajak anaknya ke Masjid, kemuadian anak tersebut berteriak dan lari-lari, teriakan dan aktifitas anak otomatis menganggu kekhususkan orang lain dalam melaksanakan solat. yang saya tanyakan dosakah orang tua semacam ini. terima kasih

    Reply
  241. Yayuk PKH

    Salam pak Abd. Salam..
    Anak sedini mungkin memang perlu dikenalkan tatacara ibadah dalam islam, dan memang harus sabar dan istiqomah serta tegas. Ketika anak membuat suara yang mengganggu khusyu’ orang lain sholat maka jelaskan sedikit demi sedikit adab ketika masuk masjid. Dan mungkin lebih baik buat kesepakatan dengannya ketika di rumah sebelum berangkat ke masjid. Dan ketika anak patuh, bapak bisa kasih poin atau gambar bintang atau hadiah (sebagai penyemangat mereka untuk ta’at).

    Reply
  242. Ridwan pkh

    Wa laikumus salam…
    Hal tersebut tidak dilarang selama tidak ada niat riya. Jika sebelumnya update di BBM atau sosmed dengan niyat tahaddusts bin ni’mah atau rangsangan agar orang lain mengikuti kita, hal itu boleh-boleh saja.
    Wallahu a’lam.

    Reply